Liputan Khusus: Staf Redaksi Media PRi.Com,

Rusman Nasution

Asahan PRi.Com — Klarifikasi berita edisi lalu. Seragam Coklat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Dunia Pendidikan di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, kini tercoreng oleh ulah amoral oknum ASN Kepala Sekolah SD N 010127 Desa Aek Nabuntu, Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara.

Oknum Kepsek berstatus janda berinisial Ern alias Knt tersebut, bulan lalu diduga berzinah dengan pria belum halal berinisial Gun yang berdomisili di Kampung Baru, Desa Manis, Asahan.

Sebelumnya, Gun selalu datang dan menginap di rumah pribadi Ern alias Knt tanpa lapor kepada Kepala Dusun I Desa Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan, Kasino.

Sayangnya, saat Kasino dimintai tanggapan di Kediamannya di Kampung Sipirok (6/1) mengatakan, “Saya tidak tahu menahu dan Ern alias Knt tidak ada melaporkan tamu pria yang menginap di rumahnya kepada saya selaku kepala dusun,” kilahnya terkesan menutupi, pura-pura tidak tahu, ada apa ?

Di Kampung Sipirok (10/1) sumber yang layak dipercaya berinisial Umt mengatakan bahwa nama teman kencan oknum kasek benar berinisial Gun.

Warga setempat yang tidak jauh dari rumah oknum kasek Ern alias Knt, berinisial Kb didampingi Ruli Blangkon dari Media Pirnas (10/1) mengatakan bahwa almarhun Gun sebelumnya sudah sering menginap di rumah oknum kasek Ern alias Knt.

Dia menambahkan, “Saya dapat cerita dari masyarakat bahwa waktu itu Gun dan oknum kasek pergi berdua naik mobil pribadi putih. Di Aek Kanopan bareng makan kari. Lanjut ke Aek Loba makan sate. Kemudian melanjutkan perjalanan, ma’af saya gak berani sebutkan dan silahkan Bapak cari tahu sendiri”.

Sepulangnya, di perkebunan sawit Aek Nabuntu, mobil pribadi putih yang dikemudikan Gun tiba-tiba terhenti sendiri. Ternyata waktu itu Gun sudah tidak sadarkan diri. Dalam kepanikan, oknum kasek pun menelepon anak kandungnya.

Tidak lama kemudian anak kandungnya datang bersama seorang temannya dan langsung mengemudikan mobil pribadi putih menuju rumah pribadi oknum kasek.

Kb dan Ruli Blangkon mengungkapkan, malam itu juga Gun dimasukkan ke dalam kamar rumah oknum kasek. Sekian waktu kemudian datanglah petugas pustu Kampung Sipirok, Ali guna pemeriksaan, hasilnya Gun dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi.

“Almarhum Gun pun dijemput keluarganya dengan mobil ambulance menuju kediaman Gun di Simpang Empat Kampung Baru Desa Manis, Asahan ” papar Kb transparan kepada Media PRi.Com dan Pirnas.com.

Ketua Komite Sekolah SD N 010127 yang juga Kepala Dusun I Desa Aek Nabuntu Kecamatan Aek Ledong, Asahan, Amir Khoiri ditempat ia bekerja di PT Socfindo (6/1) saat dimintai tanggapannya mengatakan, “Jika hal itu benar terjadi, ya tidak bisa dibenarkan, pasti akan ada tindakan tegas dari pihak pemerintah yang berwenang untuk itu ” tegas Amir Khoiri kecewa.

Kepala Desa Aek Nabuntu Kecamatan Aek Ledong, Asahan, Leiman S.Ag di kediamannya (10/1) saat dimintai tanggapannya mengatakan andai benar adanya maka oknum kasek janda itu telah melanggar visi dan misi Bupati Asahan. Melanggar Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). mencoreng nama baik ASN dan pendidikan Indonesia. Termasuk mengangkangi Tut Wuri Handayani dan tugas pokok dan fungsi jabatan kepala sekolah.

Sudah selayaknya oknum kasek itu buat klarifikasi dan permohonan maaf ke berbagai pihak.

Merujuk Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaru, bahwa seorang ASN wajib menjaga nama baik dan tidak mencoreng nama baik ASN. konon pula seorang kepala sekolah selaku tenaga edukasi wajib nenjaga nama baik guru dan pendidikan Indonesia.

Tut Wuri Handayani. Ing ngarsa sung tulada. Ing madya mangunkarsa. Tut wuri handayani.
Di depan jadilah teladan. Di tengah jadilah pendukung. Dari belakang jadilah pembimbing.

Disayangkan bahwa oknum Kasek ASN SD Negeri Nomor 010127 Desa Aek Nabuntu Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara berstatus janda berinisial Ern alis Knt saat akan dikonfirmasi Media ini tidak berada di sekolah tempatnya bertugas.

Kemudian Media ini mengirimkan chat WhatsApp (wa) kepada oknum kasek guna konfirmasi berita, juga tidak direspon alias diabaikan oknum kasek ASN itu.

Tim media ini (10/1) datang ke sekolah tempat Ern alias Knt bertugas juga tidak
berada di tempat tugasnya. (h/RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *