Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan huntap berjalan sesuai rencana, sekaligus menjamin warga korban bencana alam November 2025 memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.‎“Hunian ini sangat dinantikan oleh masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, pembangunan harus selesai tepat waktu, sesuai standar, dan benar-benar layak huni. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan rumah yang aman dan nyaman,” ucap Menteri Maruarar.‎Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan beberapa kendala cuaca dan angin menjadi faktor keterlambatan progres Huntap yang seharusnya di bulan Maret. ‎‎

Saat berkeliling meninjau lokasi hunian dan fisik bangunan, Menteri PKP memberikan beberapa masukan dan saran saran untuk kelengkapan Huntap yang sedang dibangun, termasuk infrastruktur jalan komplek dan kelengkapan lainnya. ‎‎

Menteri PKP bersama Mendagri juga berbincang secara langsung dengan masyarakat terkait bantuan bantuan dari pemerintah. ‎‎

Bupati menjelaskan kendala masyarakat terdampak bencana yang masih belum menerima bantuan Jaminan Hidup (jadup) karena kurang padannya surat kependudukan.‎‎

“Data terbaru sudah kami diajukan kembali untuk verifikasi oleh pemerintah atasan,” jelas Bupati (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *