Peninjauan dilakukan di Desa Dolok Nauli, Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting, dengan lokasi relokasi Hunian Tetap (Huntap) yang direncanakan berada di Desa Simate-mate.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain BPBD Kabupaten Tapanuli Utara Bonggas Pasaribu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Budiman Gultom, Dinas PUPR Taput Ir Dalan Simanjuntak ,beserta jajaran didampingi oleh unsur kecamatan dan pemerintah desa setempat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara merencanakan pembangunan sebanyak 203 unit Hunian Tetap, yang diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana dan harus direlokasi ke lokasi yang lebih aman.

Dalam keterangannya, Bupati Jonius Hutabarat menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah mempersiapkan lahan pembangunan Huntap sebagai langkah percepatan pemulihan pascabencana alam.

Lebih lanjut, Bupati berharap proses persiapan dapat segera rampung sehingga pembangunan fisik dapat segera dimulai.

“Mudah-mudahan pada hari Minggu mendatang kita sudah dapat melaksanakan ground breaking atau peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah Hunian Tetap ini.Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.

Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD terkait agar bekerja secara terpadu dan profesional, mulai dari perencanaan teknis, penyediaan infrastruktur dasar, hingga pendataan calon penerima manfaat, agar pembangunan Huntap berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pembangunan Hunian Tetap ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan. (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *