Sabtu Malam Warga Barus di DAS Aek Sirahar Kembali Mengungsi (Foto Prestasireformasi.)

Barus,PRESTASIREFORMASI.COM – Sejumlah Warga Kecamatan Barus khususnya mereka yang  bermukim di daerah aliran sungai (DAS) sungai Sirahar Sabtu malam sekitar pukul 23.30 kembali mengungsi ketempat yang lebih aman menyusul meningkatnya debit air dari hulu sungai Sirahar menggenangi pemukiman warga.

Pasca Banjir dan longsor yang menimpa Tapanuli Tengah pada 25 November lalu, warga Barus yang ada Dilintasan Aek Sirahar selalu dihantui ketakutan apalagi setelah adanya’ berita terkait Potensi kemungkinan banjir besar  diakibatkan terjadinya longsor di atas turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Energi Sakti Sentosa (PLTA ESS) Sipulak di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Sebelumnya, Manager PLTA ESS, Johan Siahaan, menyampaikan bahwa telah terjadi longsor di atas Turbin PLTA ESS yang mengakibatkan aliran Sungai Aek Sirahar tertutup sehingga airnya terbendung dan semakin tinggi., kejadian ini berpotensi terjadi luapan air atau jebolnya tanah yang mengakibatkan banjir bandang ke arah Barus tepatnya di Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapteng.

Pantauan Prestasireformasi.com tadi malam di desa Ujung Batu Barus ketinggian air pada pukul 23 lebih mencapai paha orang dewasa, warga terlihat panik untuk mengungsi.(14/R-W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *