Belawan, PRi.Com-Kendati segerombol tersangka pelaku begal di kawasan Medan Utara khususnya di Kecamatan Medan Belawan bolak-balik diringkus aparat Kepolisian, dan sebagian babak belur digebuk massa, namun aksi kejahatan yang satu ini tak pernah usai. Mereka masih anggar jago terkesan tak takut sama aparat.
Belum lama ini, Dwi (laki-laki) seorang pelajar SMA penduduk Lorong Dermawan Belawan mengalami luka-luka, dan sepeda motornya dilarikan.
Bagian tubuhnya terluka akibat menangkis sabetan senjata tajam clurit yang dihantamkan kawanan begal.
Peristiwa nestapa itu terjadi pada sore hari sekira pukul 16.00 WIB. Ketika itu, Kamis (02/10-2025) Dwi melintas di bilangan Jalan Protokol Raden Soelian/Simpang Jalan TM Pahlawan Belawan I mengendarai sepeda motornya merek Vario 160 BK 6963 AKV.
Dwi sore itu bermaksud hendak pulang ke rumahnya setelah membeli bakso di dekat TKP tersebut yang berjarak hanya belasan meter.
Saat Dwi berbelok ke kiri menuju Lorong Dermawan tepatnya di bahu jalan protokol Raden Soelian, kawanan begal menghadangnya. Lalu sebagian pemuda begal itu menyabet punggung Dwi.
Dwi ketika itu sempat melakukan perlawanan menangkis serangan clurit ,sehingga menyebabkan durinya terjatuh dan jemarinya terluka.
Beberapa orang kawanan begal langsung tancap gas melarikan sepeda motor berwarna Vario 160 BK 6963 AKV itu.
Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan menahan pedihnya sabetan clurit, Dwi dibantu warga yang menaruh rasa iba membopong Dwi mengantarkan ke rumahnya.
Keesokan harinya Surya Edi (58) ayah kandung Dwi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pelabuhan Belawan.
Di kediamannya Lorong Dermawan, Jum-at (10/10) Surya Edi menyebutkan, ia sangat menyayangkan pelaku aksi begal di Belawan terkesan masih merajalela.
Terbukti imbuh mantan perwira pelaut internasional ini peristiwa yang menimpa putera bungsunya itu terjadi di jalan protokol saat masih riuhnya masyarakat lalu-lalang.
Meski sudah berlalu sepekan, selaku ayah kandung korban, Surya Edi mantan nakhoda kapal luar negeri ini berharap kawanan tersangka pelaku ditangkap, dan sepeda motor milik Dwi bisa dikembalikan, harapnya. (ndjung).
