
Tapteng,Pri.Com – Jalan rusak akibat longsor di ruas jalan nasional pantai barat Sumatera Utara,tepatnya di Harangan Ganjang desa Siharbangan kecamatan Barus Utara,kabupaten Tapanuli Tengah sedang dilaksanakan perbaikan.
Proyek penanganan longsoran ini menelan biaya sebesar 6 milyard rupiah lebih dari dana APBN ,Kementerian Pekerjaan Umum Derektorat Jenderal Bina Marga,Balai besar pelaksanaan jalan nasional propinsi Sumatera Utara..
Sebagai penyedia jasa pada pekerjaan ini adalah CV.Bukit Permai dengan masa pekerjaan 191 hari kelender.Pada pekerjaan ini pelaksana proyek mendatangkan material batu pecah (bahan coran) dari luar daerah Tapanuli Tengah ,dikarenakan tidak tersedianya bahan tersebut didaerah Tapanuli Tengah.
Hendrik Limbong (60)sebagai humasy dilokasi proyek ini kepada Pri.Com.Sabtu (19/7) menjelaskan bahwa pekerjaan ini sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu.
Sebagai putra daerah disini tentunya kita akan menggunakan tenaga kerja jika ada berminat,berpartisipasi dalam pembangunan ini.

“Pekerjaan ini sudah dimulai beberapa hari lalu dengan menggunakan alat berat.Jika ada putra daerah yang berminat untuk bekerja akan kita terima sesuai keahliannya.Dan bisa bersama menjaga pekerjaan ini dengan baik sesuai harapan bersama.!”,jelas Hendrik Limbong.
Sementara itu masyarakat kecamatan Barus,Apipuddin Purba (50) berharap agar pekerjaan perbaikan longsor ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Sehingga kenderaan berat bisa melintasi daerah ini dengan aman.Mobil berat tidak lagi melintasi jalan kabupaten dari desa Kampung Mudik dan Aek Dakka yang akan menimbulkan kerusakan dijalan kabupaten tersebut.
“Semoga pekerjaan ini cepat selesai sesuai jadwal!”,harap Apipuddin Purba.(nahar frusta