Dairi, PRESTASI REFORMASI.COM – Badan Kemakmuran Masjid  (BKM) Masjid Agung Sidikalang Kabupaten Dairi, akan tetap melaksanakan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, karena Kabupaten Dairi masuk dalam zona hijau.

“Segala persiapan telah dilakukan, seperti pengecatan garis shaf sholat di halaman masjid dan lainnya,” ujar Ketua BKM Masjid Agung Sidikalang, Drs H. Dunggar Angkat MM. 

Saat ditemui prestasireformasi.com Ia mengungkapkan, berdasarkan tausyiah MUI Pusat dan Provinsi Sumatera Utara dan rapat MUI Dairi dengan seluruh perwakilan pengurus BKM, bahwa seluruh masjid yang ada di Kabupaten Dairi, khususnya Masjid Agung Sidikalang akan tetap melaksanakan Sholat Idul Fitri.

“Ini didasari hasil tausyiah dan rapat, karena memang Dairi masih zona hijau wabah Covid-19. Pun begitu sholat Idul Fitri yang akan kita laksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Dunggar Angkat kepada wartawan, Kamis (21/5).

Dunggar juga menghimbau kepada jemaah yang akan melaksanakan sholat agar memakai masker, membawa sajadah sendiri dari rumah dan menjaga jarak saat melaksanakan sholat.

“Jemaah juga kita sarankan untuk mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan BKM Masjid Agung Sidikalang di pintu gerbang masuk,” sebut Dunggar.

Susuai hasil rapat MUI dan seluruh pengurus BKM di Aula Kemenag Dairi, Kamis (21/5),  batas waktu pelaksanaan sholat juga diperpendek, dimulai jam 07.30 dan berakhir 08.15 WIB.

Itu dirinci dengan pembukaan pidato persiapan 10 menit, sholat 7-10 menit dan khutbah oleh khotib sekitar 10 menit.“Jadi jumlahnya sekitar 45 menit. Dan apa yang menjadi imbuan MUI untuk memenuhi protokol kesehatan, mudah-mudahan bisa dilaksanakan seluruh jemaah dengan sebaik-baiknya,” ujar Dunggar. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *