Delisrrdang, PRi.Com – Polsek Percut Sei Tuan kabupaten Deliserdang, mengamankan 4 orang tersangka diduga melakukan perjudian jenis mesin Ikan dan jekpot.

Para tersangka perjudian itu digrebek di jalan Buntu Gg. Atmopahing Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya di warung Indrianto Alias Tubir pada hari Rabu, (15 Januari 2020) sekitar pukul 17.30 Wib.

Adapun identitas pelaku yang diamankan kepolisian : Adi Susilo /alias Mandor SIJ (42 Tahun), Indrianto/Alias Tubir (39 thn), Sermon Simbolon :(29 thn) dan Imsar Siregar (55 thn), pengawas/teknisi Mesin JekPot.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita barang bukti yang di antaranya :

  • 3 unit Mesin Jekpot.
  • 1Unit Mesin Ikan.
  • Uang Rp 250000 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Kronologi penangkapan, berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa di sebuah warung Kopi jl.Buntu AtmoPahing Desa Bandar Setia, sering digunakan sebagai tempat permainan judi mesin Jekpot dan mesin Judi Ikan.

Selanjutnya sekira pukul 17.30 WIB, Tim meluncur ke Tkp yg dimaksud, dipimpin Kanit reskrim dan Panit II reskrim, selanjutnya mereka memantau posisi tempat warung tersebut.

Ternyata warung tersebut ramai dengan permainan mesin judi ikan dan jekpot. selanjutnya Tim langsung mengerebek dan banyak pemain yang berhasil melarikan diri, hanyas 4 orang tersangka yang berhasil diringkus,

Selanjutny keempat tersangka dilakukan pemeriksaan,, di sekitaran warung ditemukan beberapa mesin judi jekpot dan mesin judi ikan sebagai barang bukti.

Ketika keempat tersang perjudian itu diintrogasi, bahwa di antara mereka ada yang pemain dan pengawas mesin judi dan penyedia tempat tersebut.

Bersama mereka turut juga disita uang tunai Rp 250000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) selanjutnya tersangka bersama dengan barang bukti diboyong ke mako polsek Percut Sei Tuan guna penyidikan. Sangkaan terhadap keempat orang yang diamankan telah melanggar pasal 303 KUHPidana.(irul.nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *