
Tapanuli Tengah,PRESTASIREFORMASI.COM — PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Serah Terima Pemberian Bantuan Operasional kepada Bank Sampah Yamantab (BSY) yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025.
Bantuan CSR tersebut diserahkan secara langsung oleh Asisten Manajer (Asman) Administrasi UBP Labuhan Angin, Bongot Tua Sinaga, didampingi Officer CSR & Humas, S. Kevin Sialagan, bantuan diterima langsung oleh Direktur Bank Sampah Yamantab, Damai Oktavianus Mendrofa.
Adapun realisasi bantuan operasional yang diberikan meliputi 1 unit mesin cacah double shaft, 6 unit moulding, serta peningkatan sarana kelistrikan di fasilitas Bank Sampah Yamantab, dari sebelumnya daya 2.200 VA menjadi 4.400 VA.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi pengolahan sampah, khususnya sampah plastik, sehingga memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Dalam sambutannya, Bongot Tua Sinaga menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata PLN Indonesia Power terhadap upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan Bank Sampah Yamantab memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Melalui bantuan ini, kami berharap Bank Sampah Yamantab dapat semakin optimal dalam menjalankan operasionalnya, meningkatkan produktivitas, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bongot.
Sementara itu, Direktur Bank Sampah Yamantab, Damai Oktavianus Mendrofa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pengolahan sampah yang selama ini dijalankan oleh BSY.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Mesin, moulding, dan peningkatan daya listrik akan sangat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas pengolahan sampah dan kualitas produk daur ulang,” ungkap Damai.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan serah terima bantuan ini seharusnya dilaksanakan pada bulan November 2025, namun mengalami penundaan akibat kondisi bencana alam yang melanda wilayah Tapanuli Tengah. Setelah kondisi dinilai memungkinkan, kegiatan tersebut akhirnya dapat terlaksana dengan baik.
Melalui program CSR ini, PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(07/R-W)