Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam merehabilitasi lahan terdampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dalam jangka panjang.โ€Žโ€Ž

โ€œPenanaman sejuta pohon durian dan kemenyan ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan sebuah gerakan bersama untuk membangun masa depan Tapanuli Utara yang lebih hijau, lebih produktif, dan lebih sejahtera,โ€ ujar Bupati.โ€Žโ€Ž

Bupati menegaskan, durian dan kemenyan merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Tapanuli Utara. Melalui penanaman secara masif, program ini diharapkan mampu menghijaukan kembali lahan kritis, meningkatkan pendapatan petani, mendorong terbentuknya kawasan durian Tapanuli Utara, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pedesaan.

โ€Žโ€ŽSementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Viktor Siagian, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pencanangan penanaman sejuta pohon durian dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Adiankoting, Parmonangan, Pahae Jae, Purbatua, dan Simangumban, dengan pusat kegiatan di Hunian Tetap Desa Dolok Nauli.

โ€Žโ€ŽIa menjelaskan, pada Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyalurkan 2.500 batang bibit durian kepada kelompok tani yang bersumber dari P-APBD Tahun 2025. Pada kegiatan pencanangan hari ini ditanam sebanyak 500 batang durian lokal. Untuk Tahun 2026, telah dialokasikan 2.100 batang bibit, serta tambahan 1.000 batang bibit dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *