
Barus, PRi.Com – Rasa persatuan dan keakraban antara pemerintah kecamatan Barus dan masyarakat ditunjukkan pada gotong royong di titik titik bencana banjir. Disini tercermin bahwa duka yang dialami akibat bencana banjir bandang adalah duka bersama, sehingga untuk mengobati luka tersebut, masyarakat datang dan bekerja melakukan pembersihan.
Gotong royong ini berlangsung, Sabtu (3/1) sebagai dukungan penuh terhadap pemerintah kecamatan Barus dan pemerintahan kabupaten Tapanuli Tengah yang dipimpin Bupati Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis.
Titik gotong royong pertama adalah kantor kecamatan Barus,selanjutnya ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Tapanuli Tengah di kelurahan Padang Masiang.
Di tempat ini diturunkan alat berat dan kenderaan pengangkut lumpur yang menumpuk disekolah tersebut.
Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Ermayanti SPd MPd.I menyambut baik perhatian dari pemerintahan Tapanuli Tengah.
Sumirlam Simamora (65) warga kelurahan Padang Masiang kepada PRi.Com menjelaskan, sangat mengapresiasi kebersamaan warga dalam melaksanakan gotong royong.
Menurutnya warga selalu mendukung program dari Bupati Madinton Pasaribu yang mereka dukung dan terpilih menjadi Bupati Tapanuli Tengah.
“Dalam keadaan sesulit apapun kami selalu siap bersama pemerintahan Masinton Pasaribu!”, tegas Sumirlam Simamora..
Kepala desa Siordang, kecamatan Sirandorung, Anita Situmorang membawa penduduknya untuk ikut gotong royong sebagai partisipasi dan ikut merasakan yang dirasakan warga Barus yang mengalami bencana. Semoga bantuan tenaga yang tidak seberapa tapi cukup terasa dan berarti dalam penanganan akibat bencana ini, jelasnya.
Camat Barus Sanggam Panggabean, S.Sos. merasa bangga dengan dukungan dari masyarakat dalam melaksanakan gotong royong di Barus.
“Kita dibantu oleh pemerintahan kecamatan Andam Dewi dan Sirandorung. Bapak Bupati Tapanuli Tengah dalam intruksinya kepada saya sebagai Camat, menyebut bahwa bergotong-royong difokuskan kepada fasilitas pendidikan, seperti MAN 1 dan MIN 1 Tapanuli Tengah agar tanggal 5 Januari 2026 sudah bisa melaksanakan proses belajar dengan kondusif,” ujar Sanggam.
Dia menyebut, bahwa gotong royong akan dilaksanakan tiga hari sejak tgl 3 sampai 5 Januari, sehingga titik terkecil sekalipun dapat diatasi. Selanjutnya para kepala desa juga melaksanakan gotong royong di desa masing masing.Semua pekerjaan dalam koordinasi Camat Barus.(Nf)