Tanjab barat PRESTASI REFORMASI COM.jumat 06/06/25.di duga kasus pengeniayaan terhadap ibu dan anak di desa Rantau benar kecamatan Renah mendaluh kabupaten Tanjab barat propinsi jambi sudah di laporkan di polsek merlung dan para saksi pun udah di mintaki keterangan.kasus bermula perkelahian anak sama anak di sekolah SD.sehingga berujung pengeroyokan oleh tiga ibu rumah tangga yang ber ini sial YS.selaku korban ys di keroyok tiga orang ibu rumah tangga kaka adik dan ibu pelaku sehingga korban di gigit telunjuk dan muka di cakar serta di pukul dan di injak injak ketika korban sudah terjatuh yang eronis nya pelaku JS salah satu dari pelaku sebagai perangkat desa di desa Rantau benar yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban Ys saat di mintaki keterangan beliau menjelaskan bahwa diri nya di aniaya pelaku bertiga kaka adik dan ibu pelaku rambut nya di jambak dan di putar putar sebagagian mencakar dan menggigit tangan nya selain nya memukul kepala serta menginjak injak leher perut nya ketika dia sudah terjatuh dan saat melapor sudah di pisum.ibuk korban juga saat ingin memisah juga di gigit tangan nya juga di keroyok tiga pelaku.kasus ini sebelum nya pernah ingin di mediasi di desa oleh kepala desa namun pelaku tak mau hadir bahkan terungkap oleh pelaku terhadap korban bahwa korban silakan lapor polisi ujarnya namun perkara ini takkan menang ujar Js karna kami sudah kasih polisi uang sebesar Rp 10 juta tutur nya kepada korban dan media ini melakukan penelusuran ke pihak reskrim itu bohong ujar salah satu penyidik kini kasus tersebut masih bergulir dan dalam tahap penyidikan bahkan pelaku udah di panggil tapi belum hadir kita akan laku kan pemanggilan lagi sampai tiga kali panggilan tidak hadir maka akan jemput paksa.dalam kasus pengeniayaan ini yang sangat di sayangkan seorang perangkat desa JS yang seharus nya jadi pengayom bukan nya berlaga preman, bahkan terendus impormasi dari beberapa warga yang sangat mengejutkan bahwa suami JS selaku aparat desa di duga seorang kurir barang terlarang mungkin bisa jadi arogan nya keluarga ini merasa banyak uang dari hasil kurir atau di duga terindikasi pengaruh barang terlarang maka di mintak kepada pemerintahan meninjau kembali aparat desa yang arogan atau memberhentikan nya dari aparat desa karna tidak pantas jadi pengayom masyarakat desa.dan di himbau kepada aparat kepolisian untuk mendalami isu sang suami sebagai kurir obat terlarang ini.ini sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat termasuk impormasi yg di dapat media ini hampir seluruh warga desa setempat menceritakan bahwa suami pelaku ini sial GN.di duga sebagai bandar.hal ini tidak bisa di biarkan karna merusak generasi muda desa tersebut dan sekitar nya.dan kasus pengeniayaan ini juga wajib di tangani serius supaya kepercayaan publik kepada kepolisian semakin kuat apalagi saat sekarang marak nya pencurian mulai dari buah kelapa sawit sampai pembobolan rumah dan warung warga sehingga tingkat kenyamanan warga semakin hari semakin tidak nyaman ini semua akibat sabu dan judi selot.mjn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *