Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Dinas Kesehatan melakukan kegiatan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting Kabupaten Bungo Tahun 2024

Kegiatan ini dilaksanakan di Amaris Hotel Pasar Muara Bungo yang dihadiri oleh Wabup Bungo, para unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat dan Kapus se-kabupaten Bungo serta para undangan lainnya, Selasa (11/06).

Dalam arahannya Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Aprianto, S.Pd, MM mengatakan masih banyak juga warga yang jauh tidak mau datang ke Posyandu yang kita harapkan. Khususnya kecamatan yang jauh Pelepat, Bathin III Ulu yang jauh karena kita pantau melalui Bapak Camat dan juga Datuk Rio,”tegas Wabup Safrudin.

“Mohon dipastikan jika ada anak bayi atau balita di bawah umur agar segera dibawa ke Posyandu agar terpantau kondisi kesehatan bayinya,”pinta Wabup.

Sedangkan Kadis Kesehatan Safaruddin Matondang, M. PH mengatakan bahwa kegiatan hari ini yaitu tindak lanjut dari pada upaya penurunan angka stunting Kabupaten Bungo, yang dari 15,4 menjadi 13,7. Tentu harapan kita bisa mencapai target 12% bersertifikat Nasional, karena untuk target Provinsi sudah tercapai dan tingkat nasional di tahun 2024.

Itu akan tercapai dengan bantuan-bantuan daripada bidan desa. Terkait dengan apa yang disampaikan oleh Pak Wabup tadi orang tua asuh sudah masuk ke ranah UPT dan UPT sudah cerita semuanya dan selanjutnya tidak lanjut dengan para putusan-putusan orang tua asuh di tambah dengan klinik yang sudah di tetapkan rumah sakit,”jelas Safaruddin.

Kita berharap agar para orang tua yang memiliki anak bayi agar rajin datang ke Posyandu ataupun Puskesmas untuk selalu memeriksakan anak bayi mereka agar terpantau kesehatan anaknya,”harap Kadis Kesehatan. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *