Jambi, PRESTASIREFORMASI.Com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH Mengharapakan, Kepada Kepengurusan FPK, FKUB bisa berkontribusi untuk memperkuat dan meneguhkan keharmonisan dan kerukunan, kedamaian, tentram dan aman di Provinsi Jambi, harapan demikian disampaikannya saat, menghadiri Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jambi Periode 2022-2024 dan Pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi Periode 2022-2027. Bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubenur Jambi, Selasa, (22/11/ 2022).

Al Haris mengemukakan, Kedua Forum ini yaitu FKP dan FKUB diciptakan oleh negara sudah diperhitungkan tugas dan fungsi masing masing, yang FKP Fokus kepada Kerukunan, pemuka adat serta pemuka etnis antar ras, dan suku yang berbeda di Provinsi Jambi. FKUB khusu para tokoh agama.” Kalau kedua pemuka Forum ini sudah berkerja berserta jajarannya insyakallah Jambi akan aman, dan semua program pemerintah bisa terlaksana,” ungkap Al Haris.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pimpinan agama dan tokoh agama, pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat dan suku yang hadir saat ini dengan secara tulus meluangkan waktu untuk hadir pada kegiatan ini. Kehadiran para tokoh agama dan pemuka adat serta pemuka etnis berkumpul dalam sebuah forum, pada satu ruang dan waktu menunjukkan bahwa keharmonisan dan kerukunan umat beragama serta interaksi sosial antar ras, etnis, dan suku yang berbeda di Provinsi Jambi telah terwujud dengan baik,” ucap Al Haris.

Al Haris mengharapkan sikap penerimaan yang baik dan saling menghargai dan berintegrasi dalam kemajemukan agama, ras, suku dan etnis di Provinsi Jambi
terus terbina, terjaga, dan terpelihara dengan baik sebagai upaya untuk mewujudkan kerukunan, ketentraman, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.” Kondisi ini, suatu faktor utama untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang kondusif, yang menjadi kebutuhan tak hanya Provinsi Jambi namun tahun depan sudah memasuki tahun politik, untuk itu perlu terus terbina, terjaga, dan terpelihara dengan baik sebagai upaya untuk mewujudkan kerukunan, ketentraman, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat,
demi kedamaian negeri, untuk mewujudkan kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.” Harap Al Haris

Al Haris minta, para tokoh agama, para pemuka adat dan etnis agar terus bergandengan tangan menjaga negeri ini dari disintegrasi, bekerja sama merawat kerukunan dan toleransi masyarakat, demi kehidupan yang kondusif dan harmonis.
Menjaga dan membina kerukunan dan kondusivitas daerah tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah saja.

Pembentukan FKP dan FKUB merupakan upaya untuk mengajak dan meningkatkan komitmen seluruh komponen bangsa, setiap lapisan masyarakat, agar turut memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan, sehingga konflik yang bersifat vertikal maupun horizontal yang disebabkan permasalahan ras, suku, budaya serta agama yang dapat mengancam integritas nasional dapat dicegah dan tidak akan terjadi,” pinta Al Haris

“Ke depan tantangan semakin berat untuk itu, FKP, FKUB bisa menjadi juru kunci perdamaian, kerukunan dalam masyarakat, perlu program yang menyentuh sampai kebawah, Pemrov jambi melalui Badan Kesbangpol telah menyediakan dana untuk itu perlu kebersamaan dalam menjaga kestabilan keamanan dan ketentraman ditengah masyarakat, buatlah program yang menyentuh kebawah, agar bisa terlakdana semua kedamaian,” sambung Al Haris

Lebih lanjut Al Haris berpesan, agar FPK dan FKUB Provinsi Jambi dapat menjalankan tugasnya dengan optimal untuk mewujudkan dan menjaga integrasi, kerukunan serta keharmonisan dalam kemajemukan masyarakat.” Sebagai wadah dialog bagi pemuka adat dan etnis, tokoh agama dan tokoh masyarakat, aspirasi dan masukan dari FPK dan FKUB Provinsi Jambi sangat dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah terkait pembauran kebangsaan serta kerukunan umat beragama demi mewujudkan masyarakat yang rukun dan damai. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *