Inilah sebidang tanah milik Mahadi Bancin yang diserobot Kepala Kampong Lae Ikan ubtuk bangun MCK menggunakan dana desa. (Foto-foto: Mahadi Bancin)

Subulussalam,.PRESTASIREPRMASI.Com – Pemilik sebidang tanah Mahadi Bancin menuding Herianto Solin, Kepala Kampung Lae Ikan kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, telah menyerobot tanah miliknya untuk pembangunan MCK (Mandi-Cuci-Kakus) menggunakan Anggaran Desa Tahun 2020.

Permasalahan itu disampaikan Mahadi langsung kepada Redaksi PRESTASIREFORMASI.Com, Sabtu (29/5/2021).

Tentu saja beberapa hari lalu Mahadi pertanyakan langsung Kepada Herianto Solin mengapa nekad bangun MCK di tanah tanpa seizin pemiliknya.

Kepala Kampong Lae Ikan ini mengaku telah membelinya dari orang lain, Mahadi pun menjelaskan tanah tersebut milik Dia dengan Akte Hibah No 16/paat/1982. Diperkuat dengan Surat Ukur Agraria No 215/agr/thn/1983, tanggal 21-4-1983.

BERITA TERKAIT:

Namun Herianto Solin sebagai Kepala kampong Lae Ikan berdalih masalah ini sudah ditangani inspektorat Kota Subulussalam dan Camat Penanggalan Kota Subulussalam,

Mahadi sebagai pemilik sebidang tanah itu tentu saja mempertanyakan hal itu kepada Camat Penanggalan membenarkan persoalan mengenai tanah ini masih ditangani Inspektorat Kota Subulussalam.

“Bila ada kejelasan dari inspektorat saya akan panggil Kepala Kampong Lae Ikan dari mana dia dapatkan surat atau hibah siapa. Mohon bapak temui Dinas Inspektorat,” ungkap Camat Penanggalan Hotma Capah.

Mahadi pemilik tanah menemui Dinas Inspetorat Kota Subulussalam yang diterima Kadis Sarifudin Sinaga, menjelaskan, “Memang kami sudah bentuk tim turun ke lokasi berdasarkan aduan masarakat Lae Ikan!”

Masalah pembangunan MCK ini juga sedang kami telusuri dari mana kepala kampong mendapatkan surat hibah. Sementara ini bapak bersabar segera saya serahkan kepada sekertaris saya, katanya.

Bahkan Mahadi menemui Wali Kota Subulussalam Alfian Afan Bintang Mengatakan Kepada Mahadi, “Tolong Surat Bapak Ini buat secara tertulis kepada saya agar menegur Camat dan Kepala Kampung ,” tegas Walikota Subulussalam,

Mahadi pemilik tanah kepada Redaksi PRESTASIREFORMASI.Com meminta Camat, Inspektorat dan Walikota serius menangani masalah ini.

“Saya sudah siap masalah ini akan dibawa ke ranah hukum, serta Pemeritah Kota Subulussalm saya minta agar menegur Inispektorat dan Camat serius menangani kasus ini,” pungkas Mahadi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *