Taput,PRESTASIREFORMASI.Com-Walaupun debit air sungai Situmandi akhir-akhir ini terkesan menurun, namun keasrian dan kebersihannya masih terus terjaga dan potensi yang ada saat ini telah menggeliat untuk menjadikannya sebagai industri wisata daerah.

Aliran Sungai yang meliuk-liuk diareal perhutanan Kecamatan Sipahutar dan Kecamatan Tarutung ini diakui masih bersih walaupun airnya tidak sebening sungai asahan di Kabupaten Toba.

Sungai yang membelah Rura (lembah) Silindung Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini menyusuri sisi bukit Siatas Barita disebelah timur dan kaki Dolok (Gunung) Martimbang di sebelah barat.

Kawasan yang sampai sekarang menjadi area fising ikan masher (jurung) bagi hobbi mancing, akan menyatu dengan sungai Sigeaon di Desa Hutapea Tarutung yang jadi cikal bakal Sungai Batangtoru dihilir melintasi Kecamatan Siatas Barita, Kecamatan Pahae Julu, Pahae Jae hingga ke daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Para penggiat arung jeram di Sumatera Utara (Sumut) yang beberapa kali sudah menjajal medan Situmandi menyebut, kalau sungai ini sangat cocok dijadikan lokasi arung jeram karena ada jeram tinggi dan menantang adrenalin dan sangat cocok rafting.

Dikatakan, dengan 8 jeram besar dan puluhan jeran kecil Sungai Situmandi akan jadi olah raga arung jeram yang punya nama kedepan, karena berada pada grade 4. Dimana Dunia arung jeram hingga daat ini mengenal level grade 1 hingga 5 saja. Itu artinya kalau sungai Situmandi dengan jeram grade 4 itu jadi kategori cukup baik dan sangat ideal untuk olahraga arung jeram bagi kayakers profesional.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Taput Ir.YC.Hutauruk khusus menjawab media oneline PRESTASIREFORMASI.Com, Selasa (4/05) mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput cepat respon dengan animo berbagai kalangan warga masyarakat ini, sehingga dengan segera menangani kebutuhan mendesak seperti infrastruktur jalan yang telah dibuka sepanjang 300 meter keareal finis para kayaker yang selama ini hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki.Berikut akan dibangun tempat parkir kendaraan baik roda dua dan roda empat tidak jauh dari Goa Siboru Tumandi yang sudah melegenda di daerah ini.

Kelengkapan fasilitas Diarea Start Arung Jeram Sungai Situmandi diakui memang masih terkesan sederhana sejak dari hulu sungai Siarangarang hingga finis diHasak Desa Parbaju TongaKecamatan Tarutung dan akan bertahap dibenahi.

Begitupun disebahagian pinggiran jalur sungai dimungkinkan dibangun berbagai sarana wisata tambahan, ini bisa saja dikelola Badan Usaha Milik Desa atau masyarakat lain agar diperoleh beragam kemudahan yang berfariasi dipinggiran sungai yang bisa dimanfaatkan, baik itu sebagai persinggahan, pemancingan dan lainnya. Tentu, para pelaku usaha pun pengelola arung jeram bahkan pemandu wisata setempat dalam pelayanannya diharap profesional dan tetap menganut ” pantun do hangoluan, tois hamagoan”.

” Dalam kaitan ini, kita berharap supaya pemerintah setempat apakah itu camat khususnya aparat Desa di sepanjang Situmandi berperan aktif lakukan monitor dan bimbingan agar kedepan rafting dan wisatawan baik lokal, nasional bahkan internasional mungkin..?, merasa terpuaskan, karena tidak mustahil Sungai Situmandi ini bila dibenahi bisa terwujud sebagai Industri Pariwisata berkelas,” ujar Hutauruk yang baru kiraanbulan menjabat Kepala Dinas Pariwisata Taput itu.

Dengan paket wisata sungai yang sangat menarik, para rafter dan kayaker juga pengunjung domestik bahkan luar, akan terpikat karena mendapat layanan yang sangat baik. Sebab, Sungai Situmandi ternyata bukan hanya bicara soal kebersihan airnya, jeram-jeram yang menantang dengan warna alam serta budaya dan sejarah masyarakat kisaran sungai. tetapi mereka akan kagum menerima keramah tamahan pelayan wisata bahkan seluruh stakholder yang ada.

” Seperti diketahui, Sungai Situmandi sendiri melintasi Siarangarang, Desa Parbaju Tonga, Kelurahan Partali Toruan, Hutabarat Sosunggulon, Hutabarat Sangkae, Desa Siraja Hutagalung, Parbubu Pea hingga bersatu dengan sungai Sigeaon di Desa Lumban Ratus, Kecamatan Siatas Barita dengan panjang puluhan km dari finis arung jeram. Aliran Situmandi inipun memungkinkan juga untuk dikelola ragam wisata air hingga ke Batu Hoda Desa Pancurnapitu”, harap YC.Hutauruk.

Maka Situmandi yang dibenahi menjadi destinasi industri pariwisata sungai, Pemkab Taput nantinya akan buat rumusan perbaikan serta program pengelolaan yang menganut pelestarian aliran sungai, agar lebih tertata dan lebih menarik untuk arena wisata arung jeram.

” Seperti mengurangi (bukan singkirkan habis) pohon tumbang yang terendam lama dialiran sungai agar memperlancar lintasan plus hindari resiko kecelakaan fatal pelaku arung jeram. Dimana Warga sekitar tentu akan turut membantu,” kata Hutauruk.(Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *