Oleh : SYAI’IN
Peserta PPG Daljab 2020 Angkatan I
LPTK UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Hari itu tepat tanggal 9 Oktober 2020, hari terakhir saya mempelajari modul f3 yakni penguatan reviu perangkat pembelajaran dan refleksi. Seperti sesi-sesi sebelumnya, di sesi akhir penguatan ini juga terdapat tugas yang harus diupload. Bahkan lebih banyak karena tiga perangkat pembelajaran yang sudah direvisi beserta lampirannya harus segera dikirim. Tugas ini juga tidak hanya dikirim ke LMS (Learning Management system), tetapi juga di googledrive yang linknya sudah disediakan oleh admin.

Mengapa juga harus dikirimkan ke googledrive? Karena 3 perangkat pembelajaran ini akan disetorkan ke tim penguji untuk kegiatan ujian komprehensif besok pagi. Batas pengirimannya sampai jam 9 malam. Maka saya prioritaskan untuk segera membuka link googledrive tersebut dan mengirimkannya sebelum deadline berakhir.

Sekitar pukul 22.00, ada chat dari admin di WAG (Whatsapp group) kelas PPG yang berisi urutan nama yang akan tampil besok. Saya terkejut, namaku tercantum paling atas di kelompokku. Di dalam kelasku ada 31 peserta PPG, sedangkan uji komprehensif sendiri dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 10 Oktober dan 12 Oktober. Sehingga sehari diperuntukkan untuk separuh peserta yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok.

Mendapatkan jadwal ujian nomor urut pertama dan harus stand by di aplikasi zoom pukul 07.00 membuat saya sedikit panik, apa lagi tugas upload produk di LMS belum selesai. Dengan sedikit tergesa, saya buka kembali laptop yang sedang istirahat setelah pengiriman tugas di googledrive. Segenap kemampuan saya keluarkan untuk mengerjakan tagihan tugas penguploadan. Meski hanya sedikit revisi, tapi tetap memakan waktu juga.

Pukul setengah 12 malam, akhirnya tugas berhasil diupload. Saya buka sekilas materi-materi yang sudah dipelajari dalam program PPG ini, sebab saya juga harus istirahat agar besok bisa tampil fresh. Setelah satu jam berlalu, akhirnya saya tutup laptop dan memejamkan mata demi menyambut hari esok yang penuh harapan.

Jam 7 pagi tanggal 10 Oktober, saya sudah di depan laptop menunggu kegiatan ujian dimulai bersama teman-teman kelompok. Beberapa menit kemudian dosen penguji dan admin lengkap memasuki zoom meeting. Kegiatan pembukaan dilakukan oleh salah satu dosen penguji, beliau menyampaikan motivasi kepada para peserta. Kemudian admin membuat room untuk masing-masing kelompok dan mempersilakan 2 dosen penguji memasukinya. Selanjutnya sesuai urutan mempersilakan peserta memasuki room tersebut.

Saya sebagai peserta pertama sesuai jadwal langsung memasuki room ujian komprehensif. Sedangkan 7 peserta lain dalam kelompok mengantri menunggu giliran. Perasaan tegang, berdebar-debar, gugup dan gemetar bercampur menjadi satu. Di dalam room, dua dosen penguji sudah bersiap, setelah mengklik rekam lalu memberikan instruksi ujian dimulai dan mempersilakan saya menjabarkan RPP yang sudah disetorkan.

Sebenarnya saya sudah mempersiapkan powerpoint untuk mempresentasikan RPP, tetapi ternyata di dalam room ini tidak bisa ditampilkan. Sehingga saya memutuskan dengan cepat membukanya di laman lain laptop dengan menyembunyikan room zoom meeting. Setelah selesai, dosen penguji mengomentari perangkat pembelajaran dari penjabaran yang saya lakukan. Kelemahan dan kekurangan serta orientasi unsur HOTS (Higher Order Thinking Skill) dan pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knoeledge) dalam rencana pembelajaran new model peerteaching. Selanjutnya dosen penguji memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi program PPG daljab full daring, dari mulai HOTS, TPACK, ICT (Information Communication Technology), STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics), C4 (Communication,Collaborative, Critical Thinking and Creativity) dan keterampilan pembelajaran abad 21. Saya pun mencoba menjawab sebatas kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki.

Akhirnya setelah sekitar 40 menit ujian komprehensif dinyatakan selesai, dosen penguji mengijinkan saya keluar dari room zoom meeting. Perasaan lega menyelimuti diri, meski saya sendiri merasa kurang puas dengan jawaban-jawaban yang saya berikan. Tiba- tiba juga perut merasa keroncongan, akibat tadi pagi belum sarapan. Tetap terbersit dalam hati, semoga saya bisa lulus dalam uji komprehensif ini untuk bisa melanjutkan kegiatan selanjutnya dalam program PPG daljab 2020. Semoga teman-teman peserta PPG juga lulus, agar kita bersama mendapatkan sertifikat guru profesional. Semangat!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *