Karimun, PRESTASIREFORMASI.COM – Bapak tiri yang satu ini memang benar-benar biadab, tega mencabuli Bunga (bukan nama sebenarnya-red), sejak berumur 6 tahun di tahun 2014 dan baru terungkap 26 Juni 2020.

Lelaki berinisial N. Wiwin alias Ewin ini mulus melakukan aksi cabulnya dengan cara mengancam Bunga tidak menceritakan perbuatan biadabnya itu kepada siapa pun, kalau tidak ibu dan adik-adiknya akan dibunuh.

Merasa ancamannya ampuh membuat Bunga ketakutan, sejak tahun 2014 Ewin pun rutin menyetubuhi anak tirinya dan menyalurkan syahwatnya berulang kali.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, S.I,K mengungkapkan tersangka N. Wiwin alias Ewin mencabuli anak tirinya sejak tahun 2014 lalu. (Foto: istimewa)

“Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai, pada akhirnya baunya bakal tercium juga” ungkap pepatah, demikian juga aksi bejatbapak tiri ini. Perbuatan cabulnya itu terungkap pada hari Jumat (26 Juni 2020).

“Bunga yang tidak tahan lagi menahankan pelakuan bejat bapak tiri, nekad memberitahukan kejadian pencabulan itu kepada ibunya. Perbuatan cabul itu dilakukan tersangka Ewin tidak terhitung entah sudah berapa kali,“ ungkap Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, S.I,K didampingi Kasat Reskrim AKP Herie Pramoni, di Mapolres Karimun kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Kapolres Karimun menyebutkan, perbuatan bejat tersangka dilakukan pada hari Jumat (26 Juni 2020), di Jalan Kali Baru Rt.02.RW.04, Kelurahan Sungai Lakam Barat.

Saat rekonstruksi, tersangka Erwin memperaghakan adegan persetubuhan terhadap anak tirinya Bunga, berlangsung berulang-ulang. Setelah melakukan nafsu bejatnya tersangka menyuruh anak tirinya memakai celana kemudian mengancamnya.

“Jangan beritahu Mama, nanti aku bunuh adik- adikmu dan mamamu,” ungkap Kapolres Karimun menceritakan keronologis kejadian atas pencabulan yang dilakukan ayah tiri Bunga bernama Imanuel N. Wiwin

Ewin ditangkap Satreskrim Polres Karimun, berdasarkan surat penangkapan bernomor Sp.Kap/50/vii/2020/Reskrim, tanggal 3 Juli 2020. Sementara barang bukti telah diamankan dari pelaku pencabulan.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari satu helai baju lengan pendek warna merah bermerek Boss, satu helai celana lejing warna hitam, satu helai celana dalam warna coklat, satu helai celana loreng pendek, dan satu helai celana pendek serta celana pria warna biru.

Dalam Temu Pers Tindak Pidana yang dijatuhkan pada tersangka , yakni Pasal 61 ayat (2) atau pasal 82 ayat (1), Undang Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang – undang Republik Indonesia No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka dapat dikenakan penjara 15 tahun penjara dan dikenakan denda Rp 5 Milyar,” pungkas AKBP Muhammad Adenan Kapolres Karimun. (Yuliana)

illustrasi: Bapak tiri lakukan pencabulan dan mengancam akan membunuh keluarga korban. (kolase hps)

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *