Taput,Prestasireformasi.com- Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Istri Satika Simamora, SE didampingi Staf Ahli Bupati, Asisten dan beberapa Pimpinan OPD ikuti Ibadah Kebaktian di HKBP Lumban Baringin Resort Sipoholon II Kecamatan Sipoholon yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. David Sibuea, Minggu, (21/06/2020).

Dihadapan puluhan Jemaat dengan Khotbah yang disampaikan Pdt.David Sibuea dengan thema ” Panggilan Memelihara Ciptaan” (3 Musa 25:1-13), Bupati mengatakan, bahwa pelaksanaan ibadah di gereja Lumban Baringin itu telah mengikuti protokol kesehatan dan harus dilanjutkan.

“ Saya melihat pelaksanaan Ibadah di Gereja HKBP Lumban Baringin ini sudah mengikuti anjuran protokol kesehatan, pelaksanaan Kebaktian ini sudah sesuai dengan SOP yang dianjurkan, ini harus tetap berlanjut untuk minggu-minggu berikutnya. Yang membuat kita selamat dari corona adalah disiplin diri kita sendiri dengan mengikuti berbagai himbauan seperti jaga jarak, wajib pakai masker, rajin cuci tangan dan hidup sehat, karena Pemerintah hanya sebagai penyedia sarana pendukung,” ujar Bupati.

Ditambahkannya, Dalam menjelang New Normal kedepan warga harus biasakan diri bersahabat dan hidup berdampingan dengan virus corona ini, harus mampu menghilangkan ketakutan akan virus ini.

” Saya yakin banyak diantara kita yang sudah menjadi paranoid virus ini. Untuk mengembalikan kehidupan kita, maka caranya diatur dengan New Normal agar semua tatanan kehidupan masyarakat dapat berjalan kembali,” urai Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Taput dalam mengatasi masa pandemi corona yaitu penyediaan sarana Kesehatan, upaya peningkatan ketahanan pangan di daerah ini dan recovery ekonomi serta sekaligus mengajak warga jemaat untuk turut berperan dalam ketahanan pangan.

” Masyarakat silahkan mengajukan permohonan bibit ikan ataupun ayam, asalkan sudah memiliki kolam ataupun kandang ayam, pasti akan kita berikan bantuan. Karena ujuan kita adalah bagaimana menjaga jangan Taput ini sampai kelaparan. Terkait harga jual produksi ini nantinya sangat rendah itu persoalan lain, yang penting keluarga kita tidak akan kelaparan.” Tegas Bupati.

Dijelaskannya, dalam recovery ekonomi akan membuka kembali berbagai fasilitas tempat usaha seperti hotel dan restoran terutama pelaksanaan pesta adat, karena melibatkan banyak pelaku usaha dan lapangan kerja seperti pemusik pesta, shooting vodeo, taratak dan catering bahkan tenun ulos. Namun pembukaan kembali fasilitas ini akan diatur tata pelaksanaannya, ada poin-poin yang harus dituruti agar tetap sesuai dengan prosedur Kesehatan.

” Apabila terjadi hal yang tidak kita inginkan terkait pembukaan fasilitas umum ini, Rumah Sakit Umum kita sudah siap. Begitupun kita akan berupaya keras menjaga stabilitas, membuat Taput dalam kondisi kamtibmas yang aman, tertib dan tentram,” imbau Nikson Nababan mengakhiri arahannya.(Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *