Taput, Prestasireformasi.com- Dua orang DPO ( Daftar Pencarian Orang ) dalam kasus peredaran Narkotika jaringan internasional, berhasil di amankan polres taput.

Kedua tersangka yang diamankan yakni, MUHAMMAD KHAIRUL AZMI.( 29 ) warga Desa Tanjung Meuyee Kecamatan Tanah Jambo Ayee Kab.Aceh Utara dan MUSLIM, ( 45 ) warga Desa Tanjung Meuyee Kab.Aceh Utara.

Kapolres taput AKBP JONNER SAMOSIR SIK di dampingi waka polres Kompol mukmin rambe, kasat reskrim AKP Jonser Banjarnahor dan sejumlah PJU dalam press realise rabu 10/06 pukul 24.05 wib, kepada sejumlah wartawan benarkan penangkapan tersebut, dua tersangka berhasil diamankan minggu (07/06 ) pukul 13.00 Wib, dari Desa Pancur Napitu Kecamatan SiatasBarita Taput.

Penangkapan berhasil dilakukan atas kerjasama dengan warga setempat, di mana kedua tersangka di curigai warga sehingga menghubungi pihak polres, dan team opsnal polres pun meluncur ke TKP.

Dari hasil pemeriksaan unit narkoba Polres Taput menyebut, kedua tersangka telah mengakui kalau mereka adalah DPO dari BNN pusat, katanya peristiwa penggrebekan gudang beras tempat mereka bekerja di Cikarang Baru Jawa Barat oleh petugas BNN pusat pada tanggal 28 Mei 2020 karena tempat itu adalah penyimpanan narkoba.

Kapolres menambahkan, kedua tersangka merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, di mana gudang beras yang di grebek BNN adalah tempat penyimpananan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi yang dikendalikan oleh Faisal (F) dari malaysia .

Keduanya bisa melarikan diri saat penggrebekan dimana sebelum gudang di gerebek kedua tersangka MKA dan M , disuruh oleh bosnya yaitu F untuk menjemput mobil L300 box didepan rumah sakit mitra keluarga dan membawanya ke gudang cikarang baru Bekasi Utara. Kemudian F menelepon dari Malaysia agar memuat mobil tersebut dengan 32 Karung beras beserta 66 bungkus sabu yang diselipkan ke dalam masing-masing goni beras tersebut, dan disuruh mengantar kedepan rumah sakit mitra keluarga dan meninggalkan mobil dan kuncinya.

Setelah meninggalkan mobil dan kunci beserta isinya di depan rumah sakit mitra keluarga, lalu keduanya kembali ke gudang beras tersebut dengan berjalan kaki.

Namun sebelum sampai di depan gudang, kedua tersangka melihat, gudang mereka telah di grebek oleh BNN dengan memakai senjata dan anjing pelacak membuat mereka takut dan melarikan diri.

Merasa tidak nyaman bersembunyi di daerah Cikarang, kedua nya pun sepakat untuk kembali pulang kampung (Pulkam) ke Aceh daerah asal MKA dan M.

Pada tanggal (03/06) , kedua tersangka pun pulang ke Aceh dengan menumpang bus dari tangerang dan membawa satu unit sepeda motor. Sebelum keduanya naik bus tujuan Medan, mereka sudah membeli surat keterangan sehat yang palsu menyatakan bebas Covid -19 .

Pada tanggal 04/06 , bus yang di tumpangi keduanya mengalami kerusakan di bukit tinggi lalu mereka sepakat turun dan melanjutkan perjalanan nya ke Medan dengan naik sepeda motor nya.

Tanggal 06 / 06 malam , kedua tersangka kelelahan dan berhenti di teras rumah warga untuk istrahat tidur di desa Pancur Napitu Kecamatan Siatas Barita Taput.

Dan tanggal 07/ 06 pagi, pemilik rumah merasa curiga atas kedua orang tersebut lalu melaporkan kepada Kepala Desa dimana kepala desa menghubungi Polres Taput dan team opsnal segera turun ke lokasi dan langsung mengamankan ke keduanya ke kantor Polres Taput serta melakukan pemeriksaan.

Penggeledahan yang dilakukan telah menemukan barang mencurigakan seperti KTP Palsu a/n Harus Munandar dan Muhammad Khairul Azmi, Kartu BPJS atas nama Muslem, Surat Rapid Test a/n Romi Sadana, Surat Rapid Test a/n Haris Munandar, SIM C a/n Muslem, HP nerek Oppo, satu buah dompet warna hitam, satu buah buku Hikayat Nabi Muhammad, uang tunai Rp 2.100.000;, satu buah STNK, satu buah BPKB dan satu unit Sepeda Motor merek Honda Beat.

Kadubbag Humas Polres Taput Walpon Baringbing mengatakan, kedua tersangka dan barang bukti langsung diantar ke Direktorat Narkoba Polda Sumut untuk di serahkan ke BNN Pusat. (Jas)

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *