Tarutung,Prestasireformasi.com- Minggu (30/05), Bupati Tapanuli Utara l (Taput) Drs. Nikson Nababan, M. Si bersama Istri Satika Simamora dan Kapolres Jonner Samosir didampingi Istri Christina Simanjuntak, mengikuti Kebaktian Ibadah di Gereja HKBP Pearaja Tarutung dimana kebaktian ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing dihadiri puluhan jemaat.

Kebaktian Ibadah di Gereja HKBP Pearaja Tarutung sebagai percontohan awal pembukaan tempat ibadah sebagai fasilitas umum jelang ‘New Normal’,

Ini merupakan ‘rule model’ pembukaan kembali Rumah Ibadah, jika ini berhasil sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19, maka Gereja-gereja lain akan menyusul dibuka kembali termasuk Masjid.

” Jelang ‘New Normal’ ini, kita wajib meninggalkan budaya lama seperti bersalaman, ‘cipika-cipiki’, itu harus ditinggalkan dan juga membiasakan diri wajib pakai masker. Prosedur standar Tatanan Baru ini demi menjaga kesehatan kita bersama, tetap disiplin. Sebelum masuk Gereja harus cuci tangan, cek suhu tubuh dan pihak gereja harus menyediakan handsanitizer,” ucap Bupati dalam arahannya usai kebaktian.

Bupati juga menjelaskan gambaran penyebaran covid-19 di Taput. Dia begitu berharap agar pihak Gereja turut serta berperan mensosialisasikan cara pencegahan penyebaran covid-19 ini.

“Disiplin kitalah yang menjadi kunci keberhasilan New Normal. Saya berharap para pimpinan Gereja-gereja turut memberikan edukasi pada jemaat. Pemkab Taput bersama Forkopimda sudah menetapkan masa Tanggap Darurat sampai dengan tanggal 7 Juni 2020. Setelah itu lambat-laun satu persatu fasilitas umum akan dibuka kembali,” kata Bupati.

Dikesempatan itu Ephorus menyatakan, turut mendukung upaya Pemerintah dalam menangani penyebaran virus ini. “Terimakasih kepada Bapak Bupati yang memberikan perhatian untuk kembali membuka kebaktian di Gereja. Kami siap menyuarakan seluruh jemaat Gereja wajib mentaati anjuran Pemerintah terutama menjelang New Normal,” ucap Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *