Bupati dan Wabup serta Unsur Forkopimda Tinjau Pos PAM Ketupat Tahun 2020

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Bupati H Mashuri SP ME didampingi Wakil Bupati H Safrudin Dwi Apriyanto S Pd bersama unsur Forkopimda Bungo, Ketua DPRD Bungo Jumari Ari Wardoyo, Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji SIK MSI dan Dandim 0416/ Bute Letkol Inf Widi Rahman serta OPD terkait meninjau Posko Pengamanan Lebaran Ops Ketupat tahun 2020.

Peninjauan Posko Pengamanan Lebaran tersebut dilakukan disetiap perbatasan memasuki daerah Kabupaten Bungo yang terletak di Kecamatan Jujuhan dan Kecamatan Bathin II Babeko, Rabu (20/05/2020).

Bupati Bungo H Mashuri mengatakan pihaknya bersama pak Kapolres, pak Dandim ada juga Ketua DPRD seperti biasa dengan tahun sebelumnya, melakukan pengecekan disetiap Pos Pengamanan Lebaran.

“Kita lakukan itu untuk melakukan pengecekan kesiapan, walaupun tahun ini diperkirakan mudik lebaran tahun ini hampir tidak ada yang melakukan perjalanan mudik, namun pos pengamanan tetap kita lakukan,”kata H Mashuri.

Alhamdulillah, semua posko pengamanannya berjalan dengan baik, kami juga menghimbau kepada masyarakat bilamana melaksanakan perjalanan harus tetap berhati hati di jalan dan apabila terasa letih dan capek silahkan istirahat di posko yang telah disiapkan oleh Polri,” tambahnya.

Ada empat posko pengamanan lebaran yang telah disiapkan yaitu di kecamatan Jujuhan, Kecamatan Bathin II Babeko terus di Simpang PU lama dan Kecamatan Pelepat,” pungkas Bupati Bungo H Mashuri SP ME.

Disamping itu Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji mengatakan seperti yang disampaikan oleh Bupati tadi ada empat titik yang kita lakukan penjagaan, terutama di perbatasan Sumatera Barat, di tahun ini ada Pos Ketupat Covid-19.

“Jadi titik beratnya pada pencegahan meluasnya Penyebaran Virus Covid 19 di wilayah Bungo,” ujar Kapolres.

Kemudian mengatakan bahwa ada 100 personil yang kita siapkan, dari Polres, Kodim dan dari Pemerintah Daerah yang terdiri dari Dinas perhubungan, dari Damkar dari Dinas kesehatan kemudian dari Elemen masyarakat juga kita libatkan,” tuturnya.

Dikatakan Kapolres bahwa perbedaan dari tahun sebelumnya adalah jumlah Pos dan titik Posnya, hal ini kita sesuaikan dengan perbatasan nya, kemudian tahun lalu ada pos di tengah kota saat ini kita alihkan ke jalur lintas untuk bisa istirahat di lokasi tersebut.

“Kita menghimbau kepada masyarakat agar tidak usah mudik, di rumah saja, kalaupun mudik secara virtual aja dengan menggunakan HP secara Video Call maupun Media Sosial,” terang Kapolres.

Kita laksanakan selama 37 hari yang telah kita mulai beberapa waktu yang lalu, selama 37 hari sampai setelah lebaran akan tetap kita lakukan,” pungkas Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji SIK MSI saat di wawancarai oleh awak media. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: