Pencuri 13 Hp dan Tv 43″ Diringkus Polres Tapteng

Tim Reskrim unit Jatanras Polres Tapteng berfoto bersama tersangka maling CIP bersama barang bukti hasil curiannya. (Foto: istimewa)

Tapteng, PRESTASI REFORMASI.COMMelki Swanda (27Tahun) kaget alang kepalang saat membuka pintu rumah, sekalian tempat reperasi/service elektronik dan handpone (hp), Jumat (15/5/2020) sekira pukul 16.00 wib.

Dia melihat pintu dalam kondisi bekas congkelan dan rusak sehingga Dia yakin telah kemalingan.

Saat memeriksa secara teliti, ternyata telah raib sejumlah handpone (hp) berbagai merek serta Tv led merek LG 43 inchi.

Dia pun bergegas dan melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Tapteng hari itu juga. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Merespon laporan warga Jalan Oppung Pandang Kelurahsn Sarudik Kecamatan. Sarudik Kabupaten Tapteng itu, lalu Sat Reskrim Polres Tapteng bereaksi cepat.

Dilakukanlah penyelidikan melalui pemanfaatan kecanggihan teknologi yaitu dengan cara tracing.

Setelah terlacak, tepat pukul. pukul 20:00 WIB Personil Sat Reskrim menyelidi dan mendeteksi posisi keberadaan tersangka di sekitar Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Huta Tonga-tonga Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga.

Tidak mau kehilangan tersangkanya, kemudian personil Polres Tapteng menyusun strategi untuk menangkap pelaku.

Tepatnya hari Sabtu (16/5/2020), pukul 00:24 WIB di lokasi, personil menemukan seorang laki-laki dengan gelagat mencurigakan. Kemudian Personil melakukan penangkapan dan interogasi, akhirnya laki-laki pengangguran berinisial CIP (21 tahun) itu mengakui telah melakukan pencurian 13 unit hp, tv 43 inchi dan sejumlah komponen elektronik lainnya di rumah Melki.

CIP pun diringkus dan menggeledah rumahnya di Jl. Murai Ujung Kel. Aek Manis Kec. Sibolga Selatan Kota Sibolga. dan benar personil Polres Tapteng menemukan barang-barang yang telah dicuri tersangka berupa 13 unit hp berbagai merek, tv 43 inchi dan sejumlah barang lainnya.

Selanjutnya Pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Sat Reskrim Polres Tapteng guna proses sidik lebih lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka ditahan di RTP Polres Tapteng dan dikategorikan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan serta melanggar Pasal 363 ayat 2 Subs Pasal 363 ayat 1 ke 3e,5e. dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Hasil curian yang disita Polisi untuk jadi barang bukti di persidangan terdiri dari :1) gr. 01 (satu) unit TV merk LG ukuran 43 inch;
2). 01 (satu) unit Handphone merk XIOMI warna silver;
3). 01 (satu) unit Handphone merk XIOMI warna hitam;
4). 01 (satu) unit Handphone merk OPPO A5 warna hitam;
5). 02(dua) unit Handphone merk OPPO warna Gold;
6). 01 (satu) unit Handphone merk OPPO warna hitam;
7). 01 (satu) unit Handphone merk VIVO warna hitam;
8). 01 (satu) unit Handphone merk VIVO warna Gold;
9). 01 (satu) unit Handphone merk VIVO warna biru;
10). 01 (satu) unit Handphone merk SAMSUNG warna merah;
11). 01 (satu) unit Handphone merk SAMSUNG Lipat warna hitam;
12). 01 (satu) unit Handphone merk REALME warna biru;
13). 01 (satu) unit Handphone merk HUAWEI warna hitam;
Total Handphone curian : 13 Unit
14). 07 (tujuh) buah casing / sarung handphone;
15). 01 (satu) buah Obeng warna merah;
16). 03 (tiga) buah anak kunci;
17). 01 (satu) buah Remote TV merk LG;
18). 01 (satu) buah Tas sandang kecil tanpa merk warna hitam. (h/Yas M.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: