Satres Narkoba Tapteng Ringkus 2 Lelaki Pemilik Sabu-sabu dan Ekstasi

Tapteng, PRESTASI REFORMASI.COM – Satuan Reserse (Satres) Narkoba kabupateng Tapanuli Tengah, kembali meringkus dua tersangka yang diduga keras adalah pemilik narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari informasi masyarakat yang bermukim di Kelurahan Sarudik Tapteng, bahwa ada dua lelaki yang dicurigai baru saja bertransaksi narkoba, tepatnya di depan toko Oasis, Pandan, Senin (4/5/2020).

Informasi tersebut direspon cepat Satres Narkoba Tapteng dan menugaskan Kanit II Sat Resnarkoba Ipda D. Sitompul memimpin tim opsnal turun ke lokasi melakukan pengintaian.

Di tempat kejadian perkara (TKP), Tim Opsnal mengintai dan melihat kedua lelaki berinisial JH (30 Tahun) pekerjaaan supir dan SN (25 Tahun) wiraswasta, dengan posisi berhadap-hadapan sedang memegang sesuatu.

Lalu tim opsnal mendekati kedua laki laki tersebut, melihat kedatangan petugas, salah satu pelaku membuang sesuatu. Tak membuang waktu, keduanya langsung diamankan Kanit II Ipda D. Sitompul.

Ketika diinterogasi mengaku berinisial JH dan SN. Lalu tim opsnal melakukan pengeledahan di lokasi tersebut. Lalu tim opsnal menemukan satu kotak rokok merk lufman berisi 8 delapan paket kecil narkotika jenis sabu, dibungkus plastik bening.

Selain itu juga menemukan sebungkus permen karet longbar namun isisnya ekstasi yang dibungkus plastik bening yang dibuang oleh JH yang sebelumnya telah dilihat tim opsnal.

Ketika seluruh tubuh JH digeledah, pada kantong depan sebelah kanan celananya ditemukan satu unit HP merek Lenovo warna hitam.
Setelah dilakukan interogasi, para tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu diperoleh mereka dari laki laki berinisial KTG asal Sibolga.

Sedangkan Narkotika jenis Ekstasi diperoleh dari seorang laki laki berinisial AK asal Sibolga.

Selanjutnya kanit II D. Sitompul memimpin tim opsnal melakukan pengembangan dan berusaha menangkap laki laki inisial KTG dan AK. Namun setelah dilakukan pencaharian di sekitar rumah tempat tinggal atau tempat biasa mangkal, laki laki berinisial KTG dan AK tidak diketahui dimana keberadaannya. Diduga laki laki an KTG dan AK sudah mengetahui informasi teetangkapnya JH dan SN.

Selanjutnya tim opsnal membawa tersangka dan barang bukti ke kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah. Barang buktinya terdiri dari: Satu kotak rokok merk lufman yang berisikan 8 (delapan) paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 0, 80 (nol koma delapan puluh) Gram.

Sebungkus permen karet merk longbar berisi satu paket kecil serbuk yang diduga narkotika jenis Ekstasi yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 0, 10 (nol koma sepuluh) dan satu unit HP merek Lenovo warna hitam.

Sesua Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1), kedua tersangka pemilik narkoba itu terancam hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (Yas.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: