Ilustrasi buaya sedang menerkam

Tembilahan, PRESTASI REFORMASI.COM — Konflik satwa liar dan manusia kembali terjadi di Provinsi Riau. Sebelumnya seorang nelayan di Siak merenggang nyawa usai dimakan buaya muara. Pada hari Selasa (28/4/2020) kemarin di Indragiri Hilir (Inhil) seorang nelayan juga diterkam buaya.

Korban bernama Jasmi adalah seorang pencari udang hingga kini belum ditemukan akibat diterkam buaya di Sungai Batang Tuaka, pukul 16.40 WIB.

Peristiwa itu bermula saat korban dan seorang temanya sedang mencari udang dengan menggunakan sampan di lokasi kejadian. Sebelum dibawa pulang korban terlebih dahulu mencuci udang hasil tangkapannya.

“Tiba-tiba seekor buaya menerkam korban pada bagian bahu sebelah kanan,”cerita Misnan, kepada petugas Kepolisian.

Korban dan temanya merupakan warga Jalan Pinang Jaya, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka.Setelah itu korban langsung diseret buaya ke dalam sungai.

Melihat kejadian tersebut saksi langsung  pulang dan memberitahukan kejadian kepada warga lain. Baru kemudian dibeitahukan kepada petugas kepolisian. 

Selanjutnya pihak Kepolisian, TNI dan pemerintah desa serta warga langsung melakukan pencarian terhadap korban. Sampai saat ini korban masih belum ditemukan. 

Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andi Aceh, membenarkan peristiwa tersebut. Pencarian dilakukan di titik korban diterkam biasa dan menyisir sekitar sungai tak jauh dari lokasi. (h/riaupos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *