Tarutung,PRi.com – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si didampingi Asisten I Parsaoran Hutagalung, Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kabag Kesra Ramses Silaban terima Audiensi dari Sekolah Tinggi Akuntansi dan Manajemen Indonesia (STAMI) dan Politeknik Bisnis Indonesia (PBI) Pematangsiantar, di Ruang Kerja Bupati , Selasa (11/02).

STAMI dan PBI Pematangsiantar ini terdiri dari Calen selaku Ketua Stami, Sahat Sonang Sitanggang selaku Direktur PBI dan para dosen dan staf Hendri Dunan Pardede, Marihot Sirait, Milton Situmorang dan Mallin Rizki.

Direktur Politeknik Bisnis Indonesia (PBI) Pematangsiantar Sahat Sonang Sitanggang menyampaikan apresiasi penuh atas pendirian Universitas Tapanuli Raya ini. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh berdirinya Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA) ” kata Sahat dalam kesempatan itu.

Marihot Sirait juga sampaikan keinginan dan harapan besar Kampus STAMI dan PBI Pematangsiantar agar Bupati Taput bersedia memberikan kuliah umum di kampus mereka, memaparkan tentang pendirian Untara dan kesuksesan program program Bupati Taput Nikson Nababan selama memimpin Tapanuli Utara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa keberadaan Universitas Negeri di Tapanuli Raya akan sangat mendorong pengembangan kualitas Universitas swasta di wilayah Tapanuli Raya. Dosen yang berkualitas di Universitas Negeri juga bisa mengajar di Universitas Swasta.

Selain itu, Bupati juga sampaikan bahwa di samping meningkatkan perputaran uang yang mendorong perekonomian masyarakat dari masuknya ribuan mahasiswa dari luar, juga akan mengurangi pergerakan uang keluar Tapanuli Raya saat menyekolahkan anak.

Menurut Nikson, perekonomian masyarakat juga akan meningkat dari pelayanan jasa yang otomatis juga meningkatkan wisatawan ke Danau Toba. Efek dominonya (Multiplayer effect) bukan hanya untuk Tapanuli Raya, tetapi juga akan berdampak positif untuk skala nasional.

“Lulusan Universitas ini juga akan bisa bekerja di wilayah ini sehingga kondisi selama ini di Tapanuli Raya dimana usia produktif akan meramping karena mereka rata rata keluar dan bekerja di luar Tapanuli,” ujar Bupati.

Keberadaan Untara juga nantinya akan mendongkrak posisi universitas swasta. Bagi mereka yang tidak lulus di universitas negeri ini akan mencoba di universitas swastanya. “Selain itu akan turut mensukseskan destinasi wisata Danau Toba. Secara otomatis, dengan banyaknya masuk ke Tapanuli, maka wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Toba,” ujar Bupati menambahkan.

Universitas ini akan menjadi lembaga riset karena wilayah Tapanuli ini masih lengkap untuk kelengkapan riset, baik hutannya, baik pertaniannya, baik tambangnya dan potensi alamnya, ada Danau terbesar, ada laut di Sibolga dan kelengkapan lainnya.

Pendirian Universitas Tapanuli Raya murni untuk kepentingan peningkatan perekonomian masyarakat, murni untuk kepentingan generasi kita.

“Saya yakin semua masyarakat akan mendukung penuh ini karena dengan pendirian Universitas merupakan cara tercepat (solusi) mengentaskan kemiskinan di Tapanuli Raya. Semua Kabupaten wilayah Tapanuli akan bergerak maju secara bersamaan, saya jamin itu,” ujar Bupati mengakhiri. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *