Satu Keluarga di Barus Disambar Petir Seorang Meninggal

Ilustrasi sambaran petir

Barus, PRi.Com – Petir yang menggelegar menyambar Ferlianto Nadeak (33 Tahun) penduduk desa Aek Dakka, Kec Barus Tapanuli Tengah. Istrinya bernama Nurlela Marbun (32) dan dua orang anaknya berusia 5 dan 3 tahun, turut terpental terkena sambaran.

Musibah yang menimpa keluarga tersebut terjadi di tengah sawah pada Senin (18/11-2019) sore, sekitar pukul 17.00. Pada kejadian ini Nurlela isteri Ferianto, meninggal dunia di tempat kejadian. 

Kepala desa Aek Dakka Mawardi Sigalingging yang dihubungi PRi.Com membenarkan kejadian itu.

Menurut Mawardi, saat itu Ferlianto sekeluarga tengah berada di sawah Siharbangan, berkemas mau pulang. Namun kondisi cuaca serdang hujan diiringi guntur. Tiba-tiba keluarga tersebut disambar petir, Nurlela meninggal di tempat, sedangkan Ferlianto dan dua anaknya berhasil diselamatkan. 

“Mendapatkan informasi ada warga desa Aek Dakka disambar petir, saya bersama beberpa orang aparat desa langsung menuju TKP guna memberikan pertolongan,” tutur Mawardi Sigalingging.

Mawardi menyebut, setibanya di TKP dengan dibantu warga lainnnya, berusaha membantu keluarga tersebut namun isteri Ferlianto tidak bisa diselamatkan, sementara Ferlianto dan dua anaknya dibawa ke Puskesmas Barus.

Setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Barus, pada pukul 20.00 Ferlianto dirujuk ke RSUD Tapteng di Pandan. (Zurlang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: