Gubernur Buka MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi Didampingi Bupati Bungo

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Pembukaan MTQ ke-49 tingkat Provinsi Jambi yang dipusatkan di lapangan MTQ baru kabupaten Bungo meriah dan spektakuler.

Selain dihadiri Gubernur Jambi juga dihadiri anggota DPR RI Dapil provinsi Jambi dan seluruh Bupati/Walikota, unsur Forkopimda provinsi Jambi dan kabupaten yang ada di provinsi Jambi, para Kafilah juga ribuan warga kabupaten Bungo.

Kedatangan Gubernur Jambi Dr Drs H Fachrori Umar M Hum yang didampingi Bupati Bungo H Mashuri SP ME disambut dengan taruan sekapur sirih sebagai penghormatan kepada pemimpin negeri di perovinsi Jambi yang juga ciri khas adat Melayu di provinsi Jambi.

Tarian kolosal dengan penari sebanyak 900 orang yang terdiri dari siswa sekolah dan mahasiswa yang ada di kabupaten Bungo dengan tarian Pijar Ilahi yang dibina langsung oleh Ketua TP PKK Bungo Hj Verawaty Mashuri.

Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-49 tingkat provinsi Jambi di Kabupaten Bungo resmi dibuka oleh Gubernur Jambi Dr Drs H Fachrori Umar M Hum, Sabtu Malam (16/11).

Pembukaan MTQ ke 49 Tingkat Provinsi Jambi diawali dengan tarian Daerah Kabupaten Bungo, dilanjutkan dengan penampilan Deville Sebelas Kabupaten Kota, Pembacaan Tilawatil Qur’an yang dibacakan oleh Juara umum Tilawatil Qur’an ke 48 tingkat Provinsi Jambi yang diadakan oleh Kabupaten Batanghari Tahun 2018 yang lalu dan pemukulan beduk oleh gubernur Jambi serta Bupati/Wali kota se Provinsi Jambi.

Dilanjutkan dengan laporan Bupati Bungo H Mashuri SP ME sebagai Ketua Penyelenggara menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Jambi yang telah mempercayakan Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah pelaksanaan musabaqah Tilawatil Quran ke-49 tingkat provinsi Jambi.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Jambi yang telah mempercayakan Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah pelaksanaan musabaqah Tilawatil Quran ke-49 tingkat provinsi Jambi,” kata Mashuri.

Sungguh merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dan seluruh masyarakat kabupaten Bungo menjadi tanggung jawab yang sebaik mungkin,” tambahnya.

Selanjutnya selamat datang kami ucapkan kepada Bapak Gubernur beserta Ibuk dan seluruh tamu undangan serta seluruh kafilah dari kabupaten kota dalam provinsi Jambi serta tamu undangan kami berharap bapak Ibuk merasa nyaman selama berada di kabupaten Bungo.

Pelaksanaan MTQ terdapat di beberapa tempat yaitu di Mesjid Agung al-Mubarak, Mesjid-Mesjid di sekitaran rumah warga yang ada di Kabupaten Bungo.

Peserta MTQ ini berjumlah lebih dari 1000 peserta yang terdiri dari 11 utusan kafilah dari seluruh kabupaten kota se Provinsi Jambi.

Kabupaten Bungo kafilah sebanyak 100 orang, Tanjabtim kafilah sebanyak 112, Batanghari kafilah sebanyak 120 orang, Tanjabbar kafilah sebanyak 125 orang, Kota Jambi kafilah sebanyak 120 orang, Kota Sungai Penuh 102 orang , Kabupaten Tebo kafilah sebanyak 100 orang, Kabupaten Muaro Jambi kafilah sebanyak 128 orang, Kabupaten Kerinci kafilah sebanyak 117 orang, Kabupaten Sarolangun kafilah sebanyak 106 orang, Kabupaten Merangin kafilah sebanyak 100 orang.

Adapun cabang- cabang perlombaan diantaranya cabang yang dilombakan pada penyelenggaraan MTQ ke-49 sebanyak 10 cabang terdiri dari cabang tilawah remaja dan dewasa Alquran tartil dan tilawah Quran  10 juz, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan yang lain sebagainya.

Untuk pemondokan para kafilah berjumlah 80 pemondokan yang kami tempatkan di tiga kecamatan di dalam kota kabupaten Bungo, yakni Kecamatan Pasar, Rimbo Tengah, Dan Kecamatan Bungo Dani,” papar Bupati Bungo.

Sebelum menutup laporannya Bupati meminta kepada Gubernur Jambi agar berkenan membuka MTQ ke 49 yang ditutup dengan pantun.

Sedangkan Gubernur Jambi Dr Drs H Fachrori Umar M Hum mengemukakan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan wahana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari sisi kerohanian dan pembangunan karakter. Hal itu disampaikannya saat membuka MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019 di Kabupaten Bungo, di Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sabtu (16/11) malam.

Fachrori mengharapkan agar MTQ dapat meningkatkan kesadaran semua umat terhadap pentingnya pembangunan nasional yang berkeseimbangan lahir dan batin.

“Pelaksanaan MTQ disamping untuk menyiarkan kalimah-kalimah Allah akan terpancar ke hati sanubari umat Islam yang berada di kota maupun di pedesaan, juga mengandung nilai agama yang cukup tinggi karena dapat membangkitkan kembali semangat generasi muda dan masyarakat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Fachrori.

Fachrori mengemukakan, tujuan pembangunan mengisyaratkan kehidupan yang serasi antara duniawi dan ukhrawi. “Untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut perlu dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kualitas sumber daya manusia yang mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam mewujudkan insan-insan yang dapat berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain dan mampu memberikan warna bagi bangsa dan masyarakatnya,” kata Fachrori.

Pelaksanaan MTQ ini, lanjut Fachrori, merupakan salah satu wahana peningkatan kualitas sumber daya manusia, iman dan ketaqwaan serta meningkatkan kreativitas .

“Penyelenggaraan MTQ tidak dapat dipisahkan dari upaya menumbuhkan kecintaan umat kepada Al-Qur’an dimana kegiatan ini memadukan seni, ilmu, dan agama,” tutup Gubernur.

Usai menyampaikan sambutannya, dilanjutkan dengan membuka acara memukul beduk didampingi Bupati/Walikota se-provinsi Jambi. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: