Rusak Kesehatan Mental, China Keluarkan Rangkaian Aturan Batasi Anak-anak Bermain Gim Video

China mulai mengatur industri gim, antara lain untuk memecahkan persoalan gangguan penglihatan yang terjadi pada anak-anak.
Tahun lalu untuk pertama kalinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan kecanduan terhadap gim – yang mereka sebut sebagai “gaming disorder” – sebagai persoalan kesehatan mental.

China, PRi.Com – China, salah satu pasar video gim terbesar dunia, mengeluarkan kebijakan untuk membatasi permainan gim daring untuk anak-anak, demikian diumumkan oleh pemerintah.

Pengguna berusia di bawah 18 tahun akan dilarang bermain daring dari pukul 22:00 hingga pukul 08:00. Mereka juga dibatasi hanya bisa bermain selama 90 menit di hari-hari sekolah, dan tiga jam di akhir pekan dan hari libur.

Ini semua merupakan langkah terbaru yang diambil pemerintah China untuk memberantas kecanduan terhadap gim daring, yang menurut para pejabat telah merusak kesehatan anak-anak.

Panduan yang diedarkan pemerintah hari Selasa (05/11) termasuk batasan dalam belanja gim yang bisa dilakukan anak-anak lewat akun mereka.

Pengguna berusia delapan sampai 16 tahun bisa belanja hingga 200 yuan (sekitar Rp400.000) per bulan, sementara yang berusia 16 hingga 18 bisa membelanjakan uang sampai 400 yuan (Rp800.000) lewat akun gim mereka.

China merupakan pasar gim kedua terbesar di dunia, dan terlampaui oleh Amerika Serikat untuk pertama kalinya tahun ini disebabkan peningkatan regulasi industri gim di negeri itu, menurut lembaga riset Newzoo.

Apa latar belakangnya?

China berulang kali mengeluhkan dampak buruk gim terhadap generasi muda.

Pada tahun 2018, pemerintah mengumumkan pendirian lembaga regulator gim- sebagai tanggapan dari kekhawatiran terhadap memburuknya penglihatan anak-anak. Lembaga ini membatasi gim daring baru, membatasi waktu bermain dan pembatasan berdasar usia.

Di tahun yang sama, China menghentikan persetujuan video gim baru – yang berlangsung sembilan bulan – menyebabkan pukulan terhadap industri besar ini.

Beberapa perusahaan video gim terbesar menanggapi secara proaktif, tetapi penegakan dan verifikasi umur tetap menjadi kekhawatiran utama.

Tencent – perusahaan gim terbesar – menjawab kritik dengan membatasi waktu bermain hingga satu jam per hari untuk pengguna berusia 12 tahun ke bawah, dan dua jam bagi pengguna berusia 12 hingga 18 tahun.

Mereka juga mulai menyaratkan pengguna agar membuktikan usia mereka dengan menggunakan dokumen yang dikeluarkan oleh negara.

Namun panduan baru ini akan berlaku untuk seluruh platform gim daring yang beroperasi di China dan akan secara langsung mendorong perusahaan untuk mematuhinya.

Regulator gim akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk membangun sebuah sistem identifikasi terpadu yang bisa digunakan oleh platform gim untuk memverifikasi identitas dan usia pengguna, kata juru bicara regulator kepada kantror berita Xinhua.

Apa dampak video gim?

Tahun lalu untuk pertama kalinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan kecanduan terhadap gim – yang mereka sebut sebagai “gaming disorder” – sebagai persoalan kesehatan mental.

Panduan terbaru dari American Psychiatry Association belum memasukkannya, dan menggolongkan gaming disorder sebagai sebuah kondisi yang membutuhkan kajian lebih lanjut.

Beberapa negara sudah menggolongkan bermain gim berlebihan sebagai persoalan kesehatan masyarakat, dan sudah banyak klinik swasta menangani kondisi kecanduan gim ini. (h/sumber: bbcindonesia)

Dampak video gim terhadap otak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: