Cemburu, PIL Istri Ditusuk Hingga Tewas

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai menunjukkan barang bukti (BB) pisau yang digunakan tersangka pembunuhan.

Solo. PRi.com – Gara-gara dibakar api cemburu, AK warga Songgolangit, Baki, Sukoharjo nekad menusukan pisaunya ke perut Bunto Tano (44), warga Grogol, Sukoharjo, pria idaman (PIL) istrinya hingga tewas mengenaskan.

Peristiwa penusukan terjadi di di rumah mertuanya Edi Suntoro di kawasan Mangkubumen, Banjarsari, Solo, Jumat (23/8/2019) .

AK pelaku penusukan diduga naik pitam setelah mengetahui istrinya Yenna berselingkuh dengan Bunto Tano.

Korban yang mengalami luka parah di bagian perut sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal di rumah sakit.

Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai , dalam gelar perkara di Mapolresta Solo, Jumat (23/8/2019) mengatakan, polisi yang mendapatkan laporan terkait kejadian itu langsung melakuan pengejaran terhadap AK yang kabur ke kawasan Semarang.

“Pelaku berhasil ditangkap saat berada di sebuah hotel di Jalan Anggrek, Semarang,” katanya, Jumat (22/8/2019).

Disinggung mengenai motif pelaku hingga melakukan aksi penusukan, Kapolres mengatakan, diduga karena permasalahan asmara.

“Dari hasil penyidikan sementara diketahui bahwa ada masalah cinta segitiga antara korban dengan istri tersangka. Tapi kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Kapolresta Solo.

Awalnya AK datang ke rumah mertuanya untuk mencari istrinya Yenna. Namun di rumah mertuanya hanya ketemu dengan mertuanya dan Bunto.

AK yang curiga , Bunto sebagai pria idaman lain (PIL) istrinya sempat beradu mulut dengan korban. Karena emosi AK mengambil pisau dari pinggangnya dan menusuk tepat ke perut Bunto.

Mengetahui terjadi penusukan, Edi Suntoro, mertua AK berupaya melerai, namun mertua Andreas malah kena sabetan pisau menantunya.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan pelaku dijerat Pasal 340 Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan diancam hukuman seumur hidup. (h/KRJjogya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: