Pakaian Alami SDN 240 Bandar Panjang Tuo Dilirik Pengunjung

SD 240 Bandar Panjang Tuo tampil memukau dengan menggunakan bahan-bahan alami menjadi pakaian pada HUT RI ke 74 di Kecamatan Muara Sipongi Kab. Madina.

Madina, PRi.Com – Pagelaran karnaval dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-74 di Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (17/8), memberikan warna tersendiri karena pakaian dan aksesoris siswa/i SD Negeri 240 Bandar Panjang Tuo bersumber dari hasil alam.

Karnaval yang diikuti ribuan orang dari tingkat pelajar hingga aparatur sipil negara di Kecamatan Mura Sipongi itu cukup meriah, namun ada satu peserta yang dilirik pengunjung yaitu siswa SD Negeri 240 Bandar Panjang Tuo.

Mereka menjadi sumber perhatian karena mengenakan pakaian unik, berasal dari hasil alam yaitu goni di dalam dan di luar beberapa daun daunan seperti daun kopi daun aren, daun pinang, daun pisang dan ada juga daun coklat.

Menurut seorang guru TKS Mhd.Yamin,S.Pd, mereka telah menyiapkan pakaian tersebut jauh hari sebelum kegiatan HUT RI ke 74.

“Semua dilakukan berdasarkan inisiatif sendiri dengan tema dari hasil alam,” ujar Mhd Yamin, S.Pd.

Mereka sangat senang menggunakannya karena ini hasil kreasi memanfaatkan hasil alam desa mereka yang tidak bernilai menjadi barang yang bernilai.

“Kepala Sekolah Sri Kholidah,S.Pd,SD memberikan tema pada kami hasil alam kami memanfaatkan yang mungkin selama ini tidak dimanfaatkan orang. Kami sangat senang dan ini sebagai pesan kepada kita semua untuk memanfaatkan hasil alam. Hasil alam juga bisa dibuatkan pakaian kreasi berguna seperti baju, dekorasi dan lain-lain,“ kata Yamin.

Pantauan awak media, dalam karnaval itu pakaian SD Negeri 240 Bandar Panjang Tuo tampil beda dengan peserta karnaval lainnya.

Barisan peserta karnaval memadati jalan Kecamatan Mura Sipongi sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Ribuan peserta mulai dari taman kanak-kanak hinggaSD,SMP,SMA dan warga masyarakat tampak antusias HUT RI ke 74 dengan rela berjalan jauh walau panas menyengat.

Beberapa kenderaan hias sepeda juga ikut memeriahkan acara ini dan juga beca yang dihiasi seperti bombardir, juga beca dihiasi pejuang pejuang dihiasi rumput-rumput.(Nurhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: