Asahan Bangun MPP Tahun 2020

Kadis Kominfo Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi:

“Mohon Dukungan Masyarakat”

Asahan, PRi.Com – Pemkab Asahan berencana akan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP ) Tahun 2020 di Asahan, ditujukan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Untuk itu, diperlukan pengelolaan pelayanan publik terpadu oleh seluruh jenis pelayanan seperti Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/BUMN/BUMD yang terintegrasi pada satu tempat.

Hal tersebut diungkapkan Plt. Bupati Asahan H. Surya, B.Sc dalam keterangannya yang disampaikan oleh Kadis Kominfo Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si, di Kisaran Rabu (7/8/2019).

Pembangunan mal semakin dikuatkan dengan terbitnya Permen PANRB Nomor 23 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik semakin menegaskan pentingnya keberadaan sarana pelayanan publik yang terintegrasi di setiap daerah. 

“Sejalan dengan hal itu, Pemkab Asahan merencanakan untuk membangun sebuah sarana yang nantinya akan memfasilitasi proses pelayanan publik dengan bentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) itu,” ujar Kadis Kominfo Kabupaten Asahan.

Sebagai penyelenggara MPP sesuai ketentuan Permen PANRB Nomor 23 Tahun 2017, ujarnya, keberadaan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PM&PTSP ) Kabupaten Asahan saat ini juga menjadi salah satu alasan perlunya memindahkan letak Kantor tersebut ke lokasi yang lebih strategis.

Hal tersebut dikarenakan saat ini Kantor Dinas PM&PTSP masih merupakan aset milik Universitas Asahan yang setiap tahunnya membutuhkan pengembangan sarana dan prasarana untuk menjadi pusat pendidikan yang lebih baik.

Ia  menyampaikan bahwa berbagai alasan tersebut menjadikan Kab. Asahan saat ini perlu untuk merealisasikan pembangunan MPP tersebut.

Untuk itu, Rahmat Hidayat juga berharap MPP yang direncanakan akan dibangun tahun 2020 di kawasan perkantoran yang dekat dengan Terminal Madya Kisaran yang mana nantinya dapat menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.

Dia juga menyampaikan bahwa nantinya Pemk0ab. Asahan akan meminta persetujuan serta membuat MOU dengan instansi vertikal, BUMN, BUMD serta berbagai lembaga terkait untuk berpartisipasi dalam mengisi berbagai gerai pelayanan yang akan dibangun di MPP tersebut. 

Pekanbaru sudah memilik Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah beroperasi sejak akhir tahun 2018 dan hingga Juni 2019 udah melayani 32.000 pengunjung. (foto: riaurealita.com)

“MPP tersebut direncanakan dibangun 2 lantai dengan Lantai atas diperuntukkan bagi Kantor Dinas PM&PTSP Kab. Asahan. Sementara Lantai dasar diperuntukkan bagi MPP yang akan diisi oleh berbagai fasilitas pelayanan publik seperti pengurusan perizinan, Dokumen kependudukan, Dokumen ketenagakerjaan, Dokumen Pertanahan, Dokumen perpajakan, Dokumen Imigrasi, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat, SIM, STNK bahkan pembayaran rekening  listrik, air dan PBB,” lanjutnya. 

Dijelaskan, MPP tersebut juga nantinya akan diisi oleh Gerai yang akan menjual hasil dari program One Village One Product (OVOP) dan Kantor Cabang Pembantu beberapa Bank. Karena selain mengurus berbagai dokumen yang diperlukan, masyarakat juga dapat membeli berbagai produk OVOP serta melakukan transaksi keuangan.

Untuk itu, Ia berharap besar agar perencanaan pembangunan MPP yang telah dianggarkan di tahun 2020 tersebut mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat.

“Saya berharap dukungan masyarakat untuk merealisasikan pembangunan MPP yang bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan lebih mudah, cepat, terjangkau, serta meminimalisir praktik percaloan dan pungli”, tutup Rahmat Hidayat. (Bagus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: