Lampung Krakatau Festival 2019 Digelar 23-25 Agustus

Festival Krakatau 2107 ini tak hanya jadi wadah untuk mempromosikan Gunung Krakatau sebagai destinasi wisata namun mengembangkan daerah Lampung. (Foto:gardanasional)

Lampung Krakatau Festival 2019 merupakan gelaran ke-29 kalinya yang diadakan pemerintah daerah Lampung. Festival ini sekaligus memperingati letusan bersejarah Gunung Krakatau yang terjadi pada 26 Agustus 1883.

Jakarta, PRi.Com –  Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengapresiasi penyelenggaraan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019. Agenda tersebut bakal digelar pada 23-25 Agustus 2019 mendatang.

Mewakili Menteri Pariwisata, Esthy Reko Astuty, menyebut LKF 2019 diharapkan mampu meningkatkan perkembangan pariwisata Lampung. Hal itu sekaligus untuk memperingati letusan bersejarah Gunung Krakatau yang terjadi pada 26 Agustus 1883. 

“Menteri (Arief Yahya) mengapresiasi komitmen LKF yang sudah berlangsung hingga tahun ke-29. Kita bersyukur melaksanakan lampung krakatau fest 2019,” kata Esthy yang merupakan Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Calendar of Event.

Esthy meyakini agenda yang sudah berlangsung 29 tahun ini bakal berjalan sukses. Sebab, Lampung memiliki pesona gunung Krakatau yang menawan.

Gunung Krakatau juga merupakan ikon pariwisata yang sudah dikenal hingga mendunia. Sehingga hal tersebut menjadi branding mudah untuk dipromosikan di dalam negeri maupun mancanegara.

“Hanya saja, Menteri menyampaikan tiga poin penting dalam agenda LKF 2019 tersebut,” ujar dia.

Esthy mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan Menteri Pariwisata terkait agenda tersebut. Menurut dia, pelaksanaan LFK 2019 harus dilakukan dengan komitmen bersama agar memajukan pariwisata Lampung.

“Berkembangnya pariwisata Lampung tidak lepas dari CEO commitment para pemimpin daerah, termasuk Gubernur, Walikota, Bupati Lampung dalam memajukan pariwisata,” beber dia.

Selain itu, LKF 2019 yang masuk dalam Calender of Event tersebut harus mengedepankan unsur-unsur yang tepat. Di antaranya unsur kreativitas dan value.

“Menteri sampaikan membuat event kreatif. Sejauh mana lokal konten diangkat dan kreativitas diimplementasikan,” kata Esthy.

Adapun unsur ketiga yang perlu dikedepankan adalah komunikasi. Katanya, komunikasi merupakan sebuah nilai komersial yang harus diprioritaskan dalam event tersebut.

“Di samping itu komunikasi juga memberi manfaat pada masyarakat,” imbuhnya.

Lampung Krakatau Festival (LKF) akan digelar pada 23-25 Agustus mendatang. Agenda bakal diadakan di pusat kota Bandar Lampung.

Kemenpar Apresiasi Digelarnya Lampung Krakatau Festival 2019

Acara puncak LKF tahun lalu, yaitu mengelilingi Anak Gunung Krakatau (Foto: Kristian Ali/Antara)

Sementara itu Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Calim, mengatakan dalam LKF 2019 kali ini akan diadakan empat acara unggulan. Utamanya agenda trip mengelilingi Anak Gunung Krakatau menggunakan kapal berukuran besar.

“LKF 2019 dihadirkan untuk meperingati peristiwa bersejarah meletusnya Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883. Peristiwa itu menjadikan krakatau sebagai ikon dan daya tarik wisatawan dunia,” ujar Calim.

Selain itu, dalam LKF 2019 akan diadakan agenda untuk mengenalkan kain tradisional, Tapis Lampung sebagai salah satu ikon pariwisata di daerah tersebut. Hal ini akan dihadirkan lewat acara Karnaval Budaya dan Tapis Lampung.

“Banyak karya fashion dari para desainer Indonesia dan mancanegara,” tutup dia. (h/medcom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: