Kendaraan Pribadi Usia di Atas 10 Tahun Dilarang Beroperasi di Jakarta

Wajah Kota Jakarta ditandai dengan kondisi kemacetan yang terjadi hampir setiap hari. Dapatkah kebijakan Anies ini mengurai kemacetan tersebut? (Foto: istimewa)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur No 66/2019 tentang Pengendalian Udara. Salah satu poinnya adalah melarang kendaraan pribadi berusia di atas 10 tahun beroperasi di Jakarta.

Jakarta, PRi.Com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur No 66/2019 tentang Pengendalian Udara. Salah satu poinnya adalah melarang kendaraan pribadi berusia di atas 10 tahun beroperasi di Jakarta.

Berdasarkan dokumen seperti dilansir Bisnis.com, Instruksi Gubernur tersebut mengatur soal uji emisi dan pembatasan kendaraan berusia di atas 10 tahun. Selain angkutan umum, Anies juga berencana untuk memperketat usia kendaraan pribadi di DKI Jakarta.

“Memperketat ketentuan uji emisi seluruh kendaraan pribadi pada 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada 2020,” katanya seperti dikutip dalam Ingub 66/2019, Jumat (2/8/2019).

Anies juga menginstruksikan agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memperketat ketentuan uji emisi kendaraan pribadi pada tahun ini.

Lebih lanjut, Anies menugaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP agar menyaratkan pelaksanaan uji emisi secara berkala bagi seluruh kendaraan bermotor sebagai salah satu syarat pemberian izi operasional.

“Kepala Dinas Perhubungan DKI agar menyiapkan rancangan Peraturan Daerah tentang Pembatasan Usia Kendaraan di Atas 10 Tahun pada 2020,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Anies memastikan tidak ada angkutan umum yang berusia di atas 10 tahun dan tidak lulus uji emisi beroperasi di jalan serta menyelesaikan peremajaan seluruh angkutan umum melalui program Jak Lingko pada 2020.

Kepala Dishub DKI diminta mempercepat peremajaan 10.047 armada bus kecil, sedang, dan besar melalui integrasi ke dalam Jak Lingko pada 2020.

Beleid tersebut diteken oleh Anies Baswedan pada Kamis (1/8/2019). Ingub 66/2019 dikeluarkan dalam rangka percepatan pelaksanaan pengendalian kualitas udara di DKI Jakarta. (h/Biscom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: