Ucapan “Bau Ikan Asin” yang Berujung di Kantor Polisi

Jakarta, PRi.Com – Ucapan “Bau Ikan Asin” yang dilontarkan Artis peran Galih Ginanjar telah membuatnya ditetapkan sebagai tersangka kasus video berkonten asusila pada Kamis (11/7/2019).

Galih menjadi tersangka setelah dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Berikut fakta-fakta perjalanan kasus Galih Ginanjar hingga berakhir di kantor polisi.

1. Ucapan Bau Ikan Asin ke Fairuz Kasus ini bermula ketika Galih muncul dalam video di akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua.

Dalam video itu, Galih blak-blakan membandingkan istrinya saat ini, Barbie Kumalasari dengan Fairuz. Galih kemudian menyebut kalimat bau ikan asin yang ditujukan kepada Fairuz.

Saat itu, Rey Utami menjadi pembaca acara dan melontarkan sejumlah pertanyaan tentang masa lalu Galih bersama mantan istrinya.

Sonny Septian, Fairuz A Rafiq, Rani Fadh A Rafiq dan Hotman Paris saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).(Foto: Kompas.com)

2. Dilaporkan ke Polisi Setelah video itu beredar, Fairuz mengambil langkah untuk melaporkan Galih Ginanjar ke polisi. Fairuz menggandeng pengacara Hotman Paris.

Setidaknya, ada 5 pernyataan galih berisi konten asusila yang menyakitkan hati Fairuz. Tak hanya itu, pernyataan Galih dinilai tidak pantas sehingga juga dianggap menghina perempuan Indonesia.

Selain Galih, Fairuz juga melaporkan Rey Utami dan Pablo Benua.

Ginanjar saat menjalani pemeriksaan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).(Foto: Kompas.Com)

3. Diperiksa 13 Jam Galih Ginanjar pertam kali menjalani pemeriksaan 13 jam pada Jumat (5/7/2019). Galih mengaku ditanya seputar video berisi bau ikan asin yang dilontarkan Galih.

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Galih mengucapkan kalimat “bau ikan asin” untuk mempermalukan mantan istrinya.

“Berdasarkan keterangan Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, memang intinya yang bersangkutan mengakui dia mengatakan (ikan asin) ingin mempermalukan mantan istrinya,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

4. Ditetapkan Tersangka Galih Ginanjar ditetapkan tersangka kasus video ikan asin setelah menjalani pemeriksaan pada Jumat lalu. “Sudah ditetapkan tersangka,” ujar Argo melalui WhatsApp, Kamis (11/7/2019).

Galih dikenakan Pasal 27 ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 UU ITE dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.

Selain Galih, Rey Utami dan Pablo Benua juga ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan gelar perkara penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (10/7/2019) pukul 23.00.

Artis peran Galih Ginanjar telah ditetapkan tersangka kasus video asusila soal bau ikan asin.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. “Sudah ditetapkan tersangka,” ujar Argo melalui WhatsApp, Kamis (11/7/2019).

5. Ditangkap di Hotel Belakangan diketahui, Galih Ginanjar ditangkap di hotel pada Kamis (11/7/2019) pukul 04.00 setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sesuai informasi dari Barbie Kumalasari memang jam 04.00 pagi dijemput ke hotel untuk dimintai keterangan tambahan,” kata Rihat, pengacara Glaih.

Menurut Barbie, Galih berada di hotel karena ingin istirahat. Galih kemudian langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. h/kcm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: