Kadis Pertanian dan Perikanan Labusel Mendadak Mengundurkan Diri

Berselang Beberapa Jam 2 Kabid Dicopot dari Jabatannya
HIPMA LABUSEL (Himpunan Pemuda dan Mahasiswa) Labusel unjuk rasa 25/9-2018 tahun lalu. Juru bicara Azhari Harahap dalam orasinya, meminta kepada Bupati Labuhanbatu Selatan agar mencopot Kepala Dinas Pertanian Labusel karena diduga tidak amanah dalam menjalankan tugasnya, serta meminta kepada Kejari Labusel agar memanggil dan memeriksanya karena diduga telah melakukan pungli terhadap Kelompok Tani. (Sumber Foto realitarakyat.com)

Kotapinang, PRi.Com — Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Labuhanbatu Selatan (Labusel) Hasan Basri SP dikabarkan mendadak mengundurkan diri dari jabatannya terhitung sejak Jumat, (28/6) lalu.

Informasi pengunduran diri orang nomor satu di instansi pertanian dan perikanan Pemkab Labusel tersebut sangat cepat menyebar di kalangan masyarakat dan ASN setempat.

Berselang beberapa jam pasca surat pengunduran diri yang diantar dan disampaikan langsung kepada Bupati Labusel H Wildan Aswan Tanjung, menyusul dikabarkan dua pejabat kepala bidang sarana dan prasarana dan kepala seksi pupuk, pestisida, alat/ mesin pertanian pada Dinas Pertanian dan Perikanan, Hendrik Rambe SP dan Sri Nani dicopot dari jabatannya dan distafkan di Kantor Camat Sungai Kanan Labusel.

Pengunduran diri Hasan Basri SP dan pencopotan dua pejabat teras Dinas Pertanian dan Perikanan Labusel ini langsung tersiar luas di masyarakat maupun di kalangan anggota DPRD.

Sejauh ini, awak media di Kabupaten Labuhanbatu Selatan belum mengetahui secara persis alasan Hasan Basri mendadak mengundurkan diri dari jabatan yang dipangkunya sejak tahun 2016 lalu.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Labusel Raya Tanjung yang dikonfirmasi Senin (1/7) siang membenarkan Hasan Basri mengundurkan diri dari jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan.

“Ia benar, saya mendengar perihal pengunduran diri Hasan Basri dari jabatan Kadis Pertanian dan Perikanan Pemkab Labusel. Sementara pencopotan dua pejabat, Hendrik Rambe SP sebagai kepala bidang sarana dan prasarana serta Sri Nani selaku kepala seksi pupuk, pestisida, alat/ mesin pertanian pada Dinas Pertanian dan Perikanan Labusel, karena apa, entah saya tidak tahu,” katanya.

Saat ditanya penyebab pengunduran diri Hasan Basri, Raya Tanjung terkesan enggan mengungkapkannya. Namun yang pasti, menurutnya, Hasan Basri pada Oktober mendatang akan menjalani pensiun dari ASN.

Hasan Basri resmi dilantik sebagai kepala dinas pada tahun 2016 lalu bersama dua pejabat kepala bidang sarana dan prasarana dan kepala seksi pupuk, pestisida, alat/ mesin pertanian pada Dinas Pertanian dan Perikanan Labusel.

Setelah lebih kurang empat tahun, Hasan Basri bersama Hendrik Rambe dan Sri Nani memangku jabatan pada Dinas Pertanian dan Perikanan diketahui berkinerja baik dan tidak pernah bersinggungan dengan hukum, namun tepat di hari Jumat 28 Juni 2019, Hasan Basri memilih mengundurkan diri, sedangkan Hendrik Rambe SP dan Sri Nani masing-masing dicopot dari jabatannya. (Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong Pimpin Lantamal I

Jum Jul 5 , 2019
Belawan, PRi.Com – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda (Laksda) TNI Yudo Margono,S.E.,M.M memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) I dari Laksma TNI Ali Triswanto,S.E., M.Si kepada Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. Upacara sertijab pucuk pimpinan TNI AL di Lantamal ujung barat […]
%d blogger menyukai ini: