Para Pedagang di Gayo Lues masih Nekat Berjualan di Pasar Lama dan Pinggir Jalan

Gayo Lues, PRi – Pedagang sayur-mayur masih tetap menggelar jualan di pinggir jalan, padahal pemerintah daerah telah menetapkan mereka di pasar terpadu Buntul Tajuk, Desa Bustanussalam, untuk memudahkan bagi para pedagang, dan masyarakat bertransaksi jual-beli perlengkapan kebutuhan sehari-hari.

Pantauan wartawan PRi  hari Senin (1 Juli 2019) pukul 00: 03 wib di pasar Cpentong, terlihat pedagang ikan, sayur dan lainnya memadati badan jalan.

Di tempat terpisah pasar terpadu tempat yang telah disediakan pemerintah daerah khusus untuk pedagang ikan, daging dan lainnya terlihat sepi karena sebagian besar pedagang masih bertahan di pasar Centong atas kota Blangkejeren.

Akibat membiarkan mereka jualan di sana dan tidak ditertibkan, pedagang kaki lima pasar terpadu merasa dirugikan sehingga mengeluh, karena masyarakat lebih memilih belanja di tempat yang lebih dekat, sehingga barang dagangan masyarakat di pasar terpadu sering layu akibat minum premium.

Apabila terus-menerus Pemerintah Daerah dan Instansi terkait membiarkan keadaan seperti itu seakan-akan terkesan tutup mata dengan keadaan yang dikeluhkan masyarakat khususnya pedagang. dikhawatirkan para pedagang lainnya akan kali menggelar jualan di tempat lama dan menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kesemrawutan.

Sejumlah pedagang di pasar terpadu, kecewa karena telah beberapa kali meminta tanggapan kabid dan kepala dinas di salah satu instansi terkait meminta menertibkan para pedagang yang membandel, namun hingga kini seolah – olah tidak peduli.

Jika hal ini dibiarkan maka ke depan akan berakibat fatal karena para pedagang akan sulit ditertibkan dan menyepelekan Pemda Kabupaten Gayo Lues dan provinsi Aceh. .(sudirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Halal Bihalal di Hotel Grand Ratu Rimbo Bujang, ISEM Rencanakan Reuni Akbar

Sel Jul 2 , 2019
TEBO, PRESTASIREFORMASI.COM – Ikatan Sarjana Ekonomi Muhammadiyah (ISEM) Sumatera Barat, sambangi Rimbo Bujang, selama dua hari, Sabtu dan Minggu (29 – 30) Juni pekan lalu, dalam rangka halal bi halal, semua tingkatan dan rayon yang ada di Sumbar. Dikatakan Tabrani ketua harian ISEM pada tanggal 29 dan 30 Juni pekan […]
%d blogger menyukai ini: