Parhimpunan: Pasca MK Mari Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Parhimpunan, warga Kota Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan, PRESTASI REFORMASI.Com – Parhimpuan (51), warga Jln Sutan Muhammad Arif, Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan mengharapkan semua pihak tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Pria yang kesehariannya berdagang jajanan makanan ringan keliling demi menutupi biaya rumah tangganya ini menolak dengan tegas segala bentuk aksi kerusuhan.

“Saya menolak keras segala bentuk aksi kerusuhan, karena jika itu terjadi, bisa mengganggu aktifitas saya untuk menutupi biaya keluarga saya. Mari kita jaga kesatuan dan persatuan bangsa yang telah diwariskan nenek moyang kita,” katanya.

“Harapan besar saya adalah negara ini aman, nyaman dan tentram. Usaha saya yang kecil ini hanya dapat makan saja sudah syukur, kalau sudah terjadi rusuh, bagaimana orang keluar rumah?. Bagaimana orang mau sekolah?. Trus saya dan anak istri saya mau makan apa?. Emang ada yang mau ngasih belanja saya.” ungkapnya.

“Soal sidang gugatan sengketa hasil Pilpres 2019, mari kita tunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Himbauan saya, agar semua pihak dapat menerima apapun nantinya putusan dari MK pada gugatan tersebut,” harapnya. (Nurhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Harapan Pedagang di Sidimpuan Terkait Sidang Gugatan Pilpres 2019

Kam Jun 20 , 2019
Padangsidimpuan, PRESTASI REFORMASI.Com — Sejumlah warga Kota Padangsidimpuan menyatakan menolak aksi kerusuhan atau kekerasan dalam bentuk apapun menjelang maupun setelah selesainya proses sidang gugatan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu disampaikan Rizal, salah satu perwakilan pedagang jual beli handphone bekas yang ada di kota Padangsidimpuan, […]
%d blogger menyukai ini: