Tak Mampu Biayai, Pengangguran Bakar Rumah hingga Ibunya Tewas

Bogor, PRESTASI REFORMASI.Com – Seorang pria pengangguran berinisial AH (44), membakar rumahnya di Kampung Warung Sabtu, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, hingga menewaskan ibu kandungnya sendiri, Titin (77).

Kepala Polsek Cibungbulang, Komisaris Polisi Agus Suyandi mengatakan dalam insiden itu ditemukan barang bukti yang mengarah pada aksi pembakaran.

Setelah diperiksa, AH mengaku membakar rumah tersebut lantaran tidak mampu lagi membiayai kebutuhan berobat sang ibu.

AH membeli bensin lalu menyiramkannya ke bagian rumah dan kemudian membakarnya menggunakan korek api. Di dalam rumah tersebut ibunya sedang terbaring sakit.

“Saat kejadian AH tidak ada. Kemudian kami juga menemukan barang bukti bensin dalam jeriken dan korek api. Pelaku pun akhirnya mengakui perbuatannya,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (31/5/2019).

Usut punya usut, sejak menjadi pengangguran, hubungan AH dengan delapan saudara kandungnya sudah tak harmonis. Pengakuan AH, saudaranya sudah tidak ada lagi yang peduli dengan dirinya dan ibunya.

“Dia (AH) pengangguran ditambah lagi beban biaya berobat diserahkan ke dia. Selain itu ia juga kasian tidak ada yang mengurus ibunya dan selalu di rumah terus. Saudara-saudaranya pun memberi uang ala kadarnya untuk membantu berobat ibu dan itu enggak seberapa. Ada tekanan psikologis juga,” jelasnya.

Warga yang melihat kobaran api dari rumah AH, berupaya memadamkannya. Setelah padam, warga menemukan mayat dalam kondisi terbakar. Atas kejadian itu, warga langsung melaporkannya ke kepolisian setempat dan dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Atas laporan warga anggota kami langsung ke lokasi melakukan pemeriksaan dan hasilnya AH tidak ada di lokasi (kabur) kemudian kami tangkap pada pagi harinya,” katanya. (h/sumber: kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: