Warga Medan Tipu Warga Taput via ATM di Alfamidi

Taput, PRESTASI REFORMASI.Com – Seorang remaja putri di Siborongborong jadi korban pemipuan warga Medan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ada di toko Alfamidi setempat. Namun para pelaku berhasil diringkus Polres Tapanuli Utara (Taput).

Para pelaku yang diringkus masing-masing berinisial GS (46), warga Jalan Rajawali No 107/14, Kota Medan, dan OS (45) warga Jalan Arif Rahman Hakim No 2, Kota Medan. Sementara pelaku lain inisial T (42), warga Kota Medan juga berhasil larikan diri.

“Para pelaku merupakan jaringan pembobol ATM yang kerap beraksi antar kota. Salah satunya di Kota Kisaran yang sukses menggondol puluhan juta rupiah,” sebut Kapolres Taput, AKBP Horas Marasi Silaen MPsi dalam, Rabu (29/5).

Disebutkan, dua dari tiga pelaku pembobol ATM yang berhasil ditangkap pada Senin (27/5) adalah atas kerjasama Polres Taput dan Polres Tobasa, dimana mereka ini merupakan residivis namun pada kasus yang berbeda.

“Aksi pelaku penipuan itu terjadi pada pukul 19.00 WIB, di toko Alfamidi Jalan Sadar, Kecamatan Siborongborong,” ujar Kapolres.

Katanya, Fanny Silitonga, seorang warga Siborongborong yang bermaksud ambil uang pada mesin ATM di toko Alfamidi menjadi korban. 

Menurut AKBP Horas, saat kartu ATM milik Fanny hendak digunakan, kartu tersebut tidak bisa masuk ke dalam mesin ATM karena sebelumnya salah satu pelaku OS sudah mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi.

Kemudian dengan modus prihatin, pelaku OS menawarkan bantuan kepada korban. Dan dengan cepat pelaku menukar kartu ATM korban dengan ATM palsu.

“Pelaku berinisial T yang saat ini masih dalam pengejaran, datang menjumpai dan mengelabui korban dengan cara membantu korban secara berulangkali dan membujuk korban untuk memberi tahu nomor PIN kepada pelaku yang akhirnya dituruti korban,” tuturnya

Mengetahui rencanya telah berhasil, pelaku OS lebih dahulu keluar dari dalam toko Alfamidi menuju mobil yang dikemudikan GS, yang sudah terparkir di depan toko.

“Saat langkah kepergian OS diikuti oleh T, korban mulai sadar bahwa dia telah ditipu. Lantas korban berteriak minta tolong dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siborongborong. Tetapi mobil pelaku telah meluncur cepat menuju arah Tobasamosir (Tobasa),” jelas Kapolres.

Memperoleh laporan korban rampok tersebut, petugas Polsek Siborongborong langsung melakukan koordinasi dengan Polres Tobasa, hingga akhirnya, dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap setelah dilakukan blokade jalan umum persis di depan Mapolres Tobasa.

“Berkat bantuan pihak Polres Tobasa pelaku dapat dibekuk. Satu unit mobil Calya BK 1560 BF diamankan dari pelaku, berikut barang bukti (BB) berupa uang tunai, beragam jenis kartu ATM, beberapa obeng dan tusuk gigi,” papar Horas

Saat ini, kedua pelaku yang berhasil diringkus diamankan di Mapolres Taput untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan rekan mereka masih dalam pengejaran dengan status DPO (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: