Bakal Ada Ikon Baru di KIKT, Itulah Gedung INALUM

Batubara,  PRESTASI REFORMASI.Com – Tidak lama lagi, tahun depan Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT) Kabupaten Batubara, Provinsi SumateraUtara, bakal memiliki ikon baru. Itulah Gedung INALUM yang telah melaksanakan groundbreaking pada 30 Agustus 2018 lalu. Saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 30% dan ditargetkan selesai pada Januari 2020.

“PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM yang merupakan Induk Holding Industri Pertambangan yang beroperasi di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, sedang membangun sebuah gedung perkantoran yang modern dan representatif di kawasan lapangan bola A-Camp Kuala Tanjung,” ungkap Manager Proyek Pembangunan Gedung INALUM, Ari Suryo Purnomo, seperti disampaikan Humas INALUM dalam press release-nya kepada PRESTASI REFORMASI.Com, baru-baru ini.

Pelaksanaan groundbreaking pembangunan Gedung PT INALUM pada 30 Agustus 2018 lalu.

Ia menyebut, gedung yang rencananya terdiri dari 1 unit gedung 8 lantai dan 1 unit ballroom dengan total luas bangunan 32.353 m2 serta lahan seluas 2,37 hektar ini ditargetkan mampu menampung ± 1.000 orang karyawan.

Pembangunan gedung ini, katanya, selain untuk mendukung pengembangan bisnis juga untuk memenuhi kebutuhan perkantoran di kawasan Kuala Tanjung yang berkembang cukup pesat ke depan. 

“Selain digunakan oleh INALUM, lantai 6, 7 dan 8, juga akan diperuntukkan bagi anak usahanya, rekanan, perbankan & asuransi dan perusahaan lain di kawasan Kuala Tanjung yang lokasinya dekat dengan kawasan pelabuhan ini dan kluster aluminium,” Ujar Ari Suryo Purnomo .

Dengan adanya gedung baru ini diharapkan akan meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat sekitar, mendukung percepatan pengembangan ekonomi daerah khususnya di Kabupaten Batu Bara dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Ari juga menjelaskan bahwa gedung INALUM yang dirancang dengan konsep “Green and Smart Building” ini jugamengakomodir unsur-unsur budaya dan kearifan lokal dalam arsitekturnya serta mencerminkan INALUM sebagai perusahaan global terkemuka di bidang peleburan aluminium.

“Konsep bangunan yang mengedepankan aspek sustainability development ini diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan gedung sejenis diKabupaten Batu Bara khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deputy Sekretaris Perusahaan INALUM Mahyaruddin Ende mengatakan bahwa keberadaan gedung ini akan menjadi ikon baru di Kuala Tanjung dan sangat layak diperhitungkan oleh para pelaku usaha yang mengedepankan aspek integrasi bisnis, aspek kedekatan lokasi dengan pelabuhan dan komersial.

Saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 30% dan ditargetkan selesai pada Januari 2020.


Gedung Ramah Lingkungan
Wakil Project Manager, Aprili Gunawan, memaparkan pada prinsipnya konsep bangunan ini adalah memanfaatkan seefisien mungkin pemakaian sumber daya air, energi listrik, penyelarasan bangunan dengan alam dan lingkungan hijau sekitarnya.

Ia menyebut, Secara teknis hal itu dilakukan antara lain dengan memanfaatkan aliran udara alami untuk sirkulasi udara dalam area prefunction, pemakaian penerangan alami cahaya matahari, pemanfaatan air hujan untuk menyiram tanaman penghijauan dan flushing, pembuatan sumur resapan, taman-taman horisontal dan vertikal, pemakaian AC dengan teknologi terkini yang hemat listrik (VRV/Variable Refrigerant Volume), pemakaian solar cell, pemakaian kaca khusus dan panel aluminium extrude sebagai kisi-kisi paling luar penahan panas matahari.

Aprili menambahkan, selain itu, gedung ini juga akan menawarkan working space yang cukup luas dengan fasilitas umum berupa foodcourt, fitness center, layanan perbankan (front and back office), ruang eksibisi,ballroom dengan kapasitas 1.000 orang dan area perparkiran yang mampu menampung ± 250 kendaraan roda 4. Sistem pengamanan gedung ini akan dimonitor secara terus menerus selama 24 jam non stop melalui CCTV di berbagai titik.

Gedung ini dirancang oleh PT Wiratman selaku konsultan perencana dan dalam pelaksanaan konstruksinya dibantu oleh PT Yodya Karya (Persero) selaku konsultan manajemen konstruksi.

Adapun kontraktor pelaksana konstruksi adalah PT PP (Persero). Groundbreaking Gedung INALUM ini telah dilaksanakan pada 30 Agustus 2018. Hingga saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai sekitar 30% dan ditargetkan selesai pada Januari 2020.

“Selain itu, sudah ada beberapa perusahaan yang berkomitmen untuk menempatiworking space yang ada dan upaya pemasaran terus dilakukan sejalan dengan proses pembangunan Gedung, namun dikarenakan terbatasnya space yang tersedia dan mengingat potensi perkembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung, maka bagi calon tenant yang berminat dapat langsung menghubungi kami di 0622-31331 Ext : 1113 atau melihat langsung di lokasi proyek” demikian ungkap Ari.

Selain gedung INALUM sebagai gedung perkantoran, INALUM berencana mengembangkan kawasan lain di sekitar Kuala Tanjung (kawasan B-Camp, kawasan Tanjung Gading) untuk dibangun hotel, pusat perbelanjaan, sekolah, politeknik, perumahan dan lain-lain sebagai bagian dari pengembangan bisnisnya. (hps/rel)

Maket gedung INALUM, seperti inilah nantinya persisnya gedungnya jika sudah rampung Januari 2020 yang bakal ikon baru di Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: