Bupati Bungo Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI

Bali, PRESTASIREFORMASI.Com – Melalui tema nasional Bebas Malaria Prestasi Bangsa, targetnya tahun 2030, Indonesia bebas malaria.

Kegiatan tersebut membahas target eliminasi malaria di Indonesia tahun 2030 yang dibagi menjadi lima kawasan, dimana Jawa dan Bali merupakan kawasan verifikasi eleminasi pertama yang ditargetkan oleh WHO pada tahun 2023. 

Selain itu juga dilakukan pembacaaan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster dan penandatanganan komitmen bupati dan walikota penerima sertifikasi eliminasi malaria diantaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wagub Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X, Wagub Jawa Timur Emil Dardak, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Mendagri Tjahjo dalam sambutannya mengatakan sertifikasi ini merupakan salah satu komitmen global agar bebas malaria. Tjahjo menyebut saat ini ada 225 kabupaten/kota dari total 514 kab/kota se-Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi bebas malaria. 

“Sebagai bagian komitmen global untuk mengeliminasi malaria kami mengapresiasi bahwa 10 tahun belakangan ini berdasarkan data Kemenkes 225 kabupaten/kota telah mendapatkan sertifikasi eliminasi malaria. Tentunya kepada kepala daerah yang berhasil mencapai penghargaan tersebut harus mampu berupaya untuk mempertahankan prestasi tersebut sehingga kasus malaria tidak ditemukan kembali,” kata Tjahjo

Menkes Nila menyebut acara ini sebagai salah satu peringatan hari malaria sedunia 2019. Nila juga mengingatkan agar para kepala daerah bisa menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan. 

“Saya mohon kiranya komitmen ini juga diikuti dengan perilaku dan lingkungan. Terima kasih Bali, salah satu upayanya dengan mengurangi plastik,” ucap Nila.

Untuk diketahui ada 11 kabupaten terpilih dari 7 provinsi yang mendapatkan sertifikat tersebut. Sejumlah daerah ini adalah Aceh barat, Bungo Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Luhu Timur, Lampung Barat, Cilacap, Kebumen, Toli – toli Sulawesi Tengah. 

Salah satunya Bupati Bungo menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nila Farid Moeloek di Kertalangu, Denpasar yang dihadiri Bupati dan Walikota seluruh Indonesia di Bali, Senin (13/05).

Bupati Bungo H.Mashuri SP ME mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Kabupaten Bungo dalam mengantisipasi penyakit malaria.

“Sertifikat Eliminasi ini kita dapati dikarenakan daerah Kabupaten Bungo Bebas dari penyakit malaria,” kata Mashuri.

“Alhamdulilah, sertifikat ini milik masyarakat Kabupaten Bungo yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Bungo bebas dari penyakit malaria,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo dr. H Syafaruddin Matondang M Ph kepada media menjelaskan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.
Selama ini Kabupaten Bungo selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perang AS dengan Iran akan Pecah?

Jum Mei 17 , 2019
Beragam konflik antara Iran dan AS—walaupun tidak disengaja—amat mungkin terjadi pada masa sekarang daripada sebelum Trump menjabat presiden. Inikah tanda generang perang akan dimulai? Narasi pertama, yang diusung pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Iran punya tujuan buruk. Negara itu disebut-sebut terlihat berpotensi melancarkan serangan terhadap AS, meskipun hanya segelintir […]
%d blogger menyukai ini: