Tekad GM BICT Aris Zulkarnain, Sinergitas Dirajut Goal Impian di Benak

General Manager Pelindo I BICT Aris Zulkarnain

Belawan, PRESTASIREFORMASI.Com – Pertumbuhan suatu perusahaan pelayanan jasa dengan pemakai jasa sepantun bak aur dengan tebing (sandar-menyandar  keduanya). Perumpaan ini sebagai  analogi bagi Pelindo I Indonesia Gateway Belawan International Container Terminal (BICT) yang bergerak di bidang pelayanan jasa bongkar muat peti kemas internasional  dengan customer.

“Selaku penyedia jasa, BICT pun  tentu saja berusaha maksimal memberikan pelayanan terbaik bagi memuaskan dan  menguntungkan pelanggan. Sesuai motto menejemen terminal peti kemas andalan Pelindo I ini, sepanjang siang dan malam terus  berpacu dalam kecepatan  pelayanan terbaik, berbekal SDM yang telah teruji  melayani dengan sepenuh hati.”

Demikian General Manager Pelindo 1 Indonesia Gateway Aris Zulkarnain  melalui Asmen Humas BICT Tengku Irfansyah menuturkan hal itu mengomentari PRESTASI REFORMASI, baru-baru ini seiring BICT akan menyelenggarakan syukuran dalam rangkaian anniversary Ke-32 perusahaan terminal peti kemas internasional terkemuka di luar Pulau Jawa ini.

Berdasarkan data , dalam kurun dua tahun berturut-turut (2017 dan 2018) kinerja operasional BICT telah menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, Pelayanan di berbagai lini tercatat meningkat, baik terhadap trafik kapal maupun lalu lintas peti kemas.  Tentu saja prestasi dan apresiasi telah menjadi ikon bagi BICT menyongsong HUT Ke-32 yang akan digelar Kamis 14 Maret 2019 ini.

Bersyukur dan Introspeksi

Aris Zulkarnain beberapa waktu lalu dengan diplomatis menuturkan,  kinerja operasional 2017 dan 2018  yang disebut-sebut sebagai  prestasi berbingkai apresiasi,  di satu sisi ini membuat dirinya beserta segenap jajarannya bersyukur sekaligus intropeksi dan evaluasi. Di sisi lain ini menjadi tuntutan dan  tantangan yang  semakin tidak ringan, imbuhnya.

“Tapi, yang paling utama, manajemen BICT tetap berupaya bagaimana agar hari ini lebih baik dari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini. Karena jika kita tak bisa memberikan yang terbaik dalam pelayanan, maka sepantun kata pepatah ‘Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.’ Intinya sinergitas harus terus kita rajut, baik secara internal maupun eksternal dalam mewujudkan Goal Impian Pelindo I selaku pemegang saham, BICT selaku pelaksana dan customer selaku pemakai jasa,”

Petuah  bijak itu semasa saya kecil selalu diingatkan oleh orang tua, bahkan di sekolah juga pernah kita tulis pada mata pelajaran menulis halus kasar. Jadi ungkapan  konstruktif  ini selalu terngiang dan menjadi modal bagi saya untuk menerapkannya kepada segenap pegawai sejak dari tingkat menejer sampai ke level bawah, ucap pejabat nomer wahid di  BICT yang mulai memimpin TPK internasional  pada November 2016 itu

“Intinya, kita harus tahu mensyukuri dan menikmati amanah yang kita terima serta dapat melaksanakannya dengan sepenuh hati dalam memberikan pelayanan prima bagi memuaskan pelanggan dalam meningkatkan innovasi bisnis kepelabuhanan bagi mendatangkan keuntungan \untuk  perusahaan,” ujarnya.

“Keadaan seperti itu memang tidak mudah dicapai bila kita tidak siap untuk berbenah dan berubah menuju kepada yang lebih baik. Penolakan dan cemo’oh wajar menggelora di tiap lini pelayanan. Tapi kita harus tetap berbuat dan memberikan yang terbaik. Pesan inilah yang selalu saya ingatkan kepada jajaran saya di BICT. Kalau mau tumbuh dan berkembang, ubahlah perilaku,” ujar Aris dalam kesempatan bincang-bincang mengomentari PRESTASI Reformasi di tepi laut Belawan,beberapa waktu  lalu.

Dalam menggelorakan etos kerja bagi meningkatkan pendapatan perusahaan, General Manager yang dikenal ramah dan mudah senyum ini juga selalu mengingatkan kepada segenap jajarannya, bahwa perusahaan ini (BICT) bukan hanya milik pegawai sekarang ini, tapi milik anak cucu kita esok,  Untuk itu mari kita jaga dan kita kembangkan aset untuk anak cucu kita ini, pintanya.

Meningkatnya kinerja operasional BICT seiring dengan penataan sistem penanganan bongkar muat (receiving/delivery) peti kemas dengan sistem online,  sehingga produktivitas bongkar muat  selama kurun  2017—2018 rata-rata 49 Boks/Ship /Hours (B/S/H).

Selain itu, kunjungan kapal  di tahun 2018 meningkat 29 call. Kenaikan kunjungan kapal   perbulannya rata-rata 2 call. Sistem digitalisasi ini juga berdampak positif terhadap Trough Round Time (TRT)  mempendek usia sandar kapal di dermaga. Masa sandar kapal sekarang cuma 1,7 hari.

Penerapan receiving/delivery online di BICT merupakan yang pertama di Indonesia. Setelah itu pelayanan pembayaran juga sudah dilakukan dengan sistem Host to Host serta Integrated  Billing Sistem  (IBS) untuk mempercepat proses pelayanan peti kemas.

“Kabar gembiranya, sekarang pengguna jasa tak perlu repot harus datang  ke BICT atau bertatap muka dengan pegawai  BICT untuk mengurus dokumen barang. Mereka cukup mengisi aplikasi receiving/delivery online dari rumah atau kantornya. Pengurusan dokumen barang di BICT sudah semakin lancar dan cepat pasca sistem digitalisasi,” imbuh corong kebijhakan menejemen Pelindo I BICT Tengku Irfansyah. (masri tanjung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: