ARTIKEL

Plastik ukuran nano terbukti bisa terserap ke dalam otak ikan dan memicu perubahan perilaku. Kondisi tersebut bisa sangat membahayakan karena nano-plastik ini akan masuk dalam rantai makanan dan terakumulasi setelah copepod itu dimakan ikan yang berakhir dimakan manusia.

Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.,M.Si
Dewan Daerah Perubahan Iklim Prov.SU
Wkl.Ketua Mitra Bahari Prov.SU
https://nuecoreligioncenter.blogspot.co.id

“Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari” (QS.Al-Baqarah:12).
“Maka mengapa tidak ada diantara umat-umat sebelum kamu orang yang mempunyai keutamaan, yang melaraang berbuat kerusakan di bumi, kecuali sebagian kecil diantara orang-orang yang telah Kami selamatkan. Dan orang-orang zalim hanya mementingkan kenikmatan dan kemewahan. Dan mereka adalah orang-orang yang berdosa” (QS.Hud:116). SELANJUTNYA…

Oleh: Dr.Ir.Hamzah Lubis,SH.,M.Si
Wkl.Ketua Mitra Bahari Prov.SU
https://nuecoreligioncenter.blogspot.co.id

“Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari” (QS.AlBaqarah:12). “Hukuman bagi orang-orang yang memerangi Allah dan rasul-Nya dan membuat kerusakan di bumi, hanyalah dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki merema secara silang, atau diasingkan dari tempat kediamannya. Yang demikian itu kehinaan bagi mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar” (QS.Al-Maidah:33).

Pendahuluan
Teknologi dan produk teknologi adalah pisau bermata dua. Ia dapat mensejahterakan manusia dan juga dapat menyengsarakan umat manusia. Semisal pisau, dapat digunakan untuk memotong bawang untuk bumbu masakan sehingga makanan akan lebih lezat. Pada sisi lain pisau tadi dapat digunakan untuk membutuh orang, memotong jaringan kabel untuk melakukan sabotase dan lainnya.
Demikian, akan halnya plastik. Produk teknologi yang membanjiri semua lini kehidupan manusia ini, memudah kehidupan tapi juga dapat menyengsarakan manusia. Tulisan ini, hanya fokus tentang “sampah plastik mikro” yang berada di laut. SELANJUTNYA…

REAKTOR  GAS HIDROGEN  PENGGANTI BBM

Dr.Ir.Hamzah Lubis, SH.M.Si
Dewan Daerah Perubahan Iklim Provinsi Sum.Utara
https://nuecoreligoncenter.blogspot.co.id
“Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah ia (air)  di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat , ada (pula) buihnya seperti (buih arus) itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar yang yang batil. Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya, tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpaaan” (Q.S.Ar-Rad:17). SELANJUTNYA…