Bupati Kembali Serahkan Ratusan Alsintan Ke Petani Taput

Taput, PRESTASI REFORMASI.Com – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Ketua DPRD Poltak Pakpahan yang didampingi Kadis Pertanian Sey Pasaribu, kembali serahkan ratusan unit Alsintan kepada Kelompok Tani di daerah ini.

Dalam penyerahan tersebut juga dihadiri Piter Simanjuntak sebagai Kordinator Upsus Pajale (Padi Jagung Kedele) provinsi Sumatera Utara, di Halaman Kantor UPTD Alsintan Dinas Pertanian Taput di Perumnas Silangkitang Kecamatan Sipoholon, Jumat (5/4).

Bupati menegaskan, disiplin, jujur juga kerja keras adalah awal keberhasilan.” Maka bila diawali dengan niat, kejujuran, displin dan kerja keras, apapun pekerjaan kita pasti berbuah manis, dan kalau demikian maka pemerintah akan tetap ada untuk masyarakat.” Kata Nikson.

Dikatakan, pihaknya selama ini sudah memberikan pupuk bersubsidi bayar pasca panen, alat alat pertanian, bibit unggul dan apapun yang dibutuhkan petani, tinggal kerja keras dan dispiln, agar raih kesuksesan.

Kemudian Bupati menekankan agar alat alat pertanian tersebut tepat sasaran dan sesuaikan dengan kebutuhan, jangan ketua kelompok memilah milah dan bermain curang. “Layani anggota dari mulai yang paling membutuhkan secara berjenjang dan jangan Alsintan ini digunakan untuk mencari keuntungan, itu harus dihindari,” tegas Bupati.

Sementara itu Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan dalam sambutannya berharap agar Alat Pertanian ini dimanfaatkan untuk mewujudkan visi misi Taput sebagai Lumbung Pangan.

“Manfaatkan alat ini dengan baik, mari kita bekerja keras dalam memajukan masyarakat Taput demi kesejahteraan kita bersama, ” ujar Poltak.

Kemudian dalam laporannya, Kadis Pertanian Sey Pasaribu menyampaikan, kalau tujuan pemberian alat pertanian ini adalah dalam rangka kegiatan pra panen dengan beragam jenis dan alat mesin.

Antara lain Alsintan yang diserahkan ini kata Pasaribu yakni, Mesin Cultivator sebanyak 31 unit, paddy mower (alat panen padi) 140 unit, alat tanam jagung 107 unit, mesin pemipil jagung sebanyak 20 unit, power threser (mesin perontok padi) 8 unit dan mesin kompos sebanyak 10 unit.(Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: