Bocah Jio Hanyut Di Sungai Situmandi Taput

Ket.Foto: Lokasi korban tenggelam di sungai Aek Situmandi di Desa Siraja Hutagalung

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com- Seorang anak Jio (9) bocah murid SD kls IV warga Desa Siraja Hutagalung Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumut, Jumat (29/3) sekira pukul 16.30 Wib saat asyik mandi bersama temannya hanyut di Sungai Batang Toru yang lebih dikenal dengan nama Aek Situmandi.

Dikatakan, di sore itu korban bersama temannya, Andika Hutagalung, Monang Hutagalung, Jeremi Manurung dan Hesekiel Hutagalung, sedang mandi-mandi di aliran sungai tersebut.

Menurut penuturan teman korban bernama Andika Hutagalung, pada  pkl 16.30 Wib, mereka telah selesai mandi selanjutnya memakai baju masing-masing. Namun korban masih tetap mandi di sungai.

Bahkan korban masih sempat menyuruh Heseikel Hutagalung agar memindahkan bajunya. Andika Hutagalung lalu mengingatkan korban agar naik dari sungai karena aliran sungai arah ke bawah sangat dalam dan arusnya sangat deras.

Tetapi korban tidak menghiraukan peringatan temannya itu. Tiba-tiba korban terseret arus deras dan hanyut di alur sungai yang kedalamannya sekira dua meter.

Sebenarnya saat korban hanyut, Andika Hutagalung sempat menjulurkan tangan bahkan dengan sebatang bambu untuk menolong korban. Tetapi upaya itu tidak berhasil hingga korban tidak terlihat lagi dipermukaan sungai.

Selanjutnya teman korban berlari ke perkampungan yang cukup dekat dengan sungai untuk memberitahukan kejadian tersebut, yang tidak lama beberapa warga segera mendatangi TKP.

Beberapa saat kemudian aparat TNI – Polri dan dari BPBD Taput melakukan terlihat berbaur lakukan pencarian di sekitar lokasi korban tenggelam. Warga juga melakukan pencarian di hilir sungai radius 1 kilometer dari lokasi korban tenggelam.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPSi, melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo MS mengatakan, warga bersama aparat dari Polres Taput, TNI dari Kodim 0210/TU dan BPBD Taput masih melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam.

“Petugas dan warga masih melakukan penyelaman dan pencarian di sekitar aliran sungai,” ujar Aiptu Sutomo MS.

Sampai ssat ini Warga dan sejumlah petugas masih melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam. Pencarian dilakukan menggunakan lampu penerangan dan alat menyelam di lokasi dan menyusuri aliran sungai tersebut hingga waktu yang tidak ditentukan. (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: