Pencuri Bacok Nenek Ronia Pasaribu di Pancurnapitu

Ket.Foto: Korban pembacokan nenek Ronia Pasaribu oleh pencuri di Siatas Barita Taput.

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com- Seorang nenek Ronia Pasaribu (79), yang dikenal pengusaha pondok Parsalakan di Desa Pansurnapitu Kecamatan Siatas Barita Tapanuli Utara (Taput) ditemukan cucunya berlumuran darah di pondoknya sendiri, Senin (18/3) sekira pukul 18.30 Wib.

Informasi diperoleh wartawan, korban pertama sekali ditemukan oleh cucunya bernama Desria Sibarani (17). Pada saat itu ia melihat neneknya telah tertunduk lemah dengan berlumuran darah. Ia lalu menelpon Bapaknya Mannen Sibarani yang segera datang bersama beberapa warga setempat.

Setelah tiba di rumah sekaligus juga tempat usaha ibunya, Mannen Sibarani melihat ibu kandungnya dalam kondisi menunduk dengan berlumuran darah.
Tidak kuat melihat keadaan ibunya itu, dia menyuruh sejumlah warga membawanya ke Rumah Sakit Tarutung. Kemudia anak korban lalu melaporkan peristiwa yang menimpa ibunya ini ke Polres Taput.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo MS, Selasa (19/3) mengatakan, nenek Ronia Pasaribu diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Hal itu karena dari penyelidikan sementara di TKP, korban dibacok oleh pelaku pencurian pada tangan dan juga luka dibagian kepala.

“Polisi masih mengejar pelaku yang ingin mencuri di tempat korban. Kemungkinan korban melawan sehingga pelaku lakukan pembacokan mengakibatkan nenek itu terluka.

Dikatakan, dari keterangan beberapa saksi , identitas pelaku sudah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata Sutomo MS.(Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: