Kinerja BICT Tumbuh 8,9 Persen, Pelayanan di Semua Lini Meningkat

Belawan,PRESTASIREFORMASI.Com – Di sela tuntutan dan tantangan transformasi pengelolaan pelabuhan yang semakin tidak ringan terhadap pelayanan jasa kepelabuhanan, perusahaan terminal peti kemas Belawan International Container Terminal (BICT) menunjukkan kinerja operasionalnya tetap menggembirakan. Kinerja tahun 2018 meningkat di berbagai lini pelayanan. Kunjungan kapal tercatat naik 29 call.

Tuntutan kepuasan pelanggan sekaligus perwujudan “Goal Impian” Pelindo 1 Indonesia Gateway yang menghendaki pencapaian maksimal, bukan cuma sekedar tercapai, tapi tersahuti dengan pencapaian over target.

Pertumbuhan di sektor troughput ini terakumulasi sebanyak 453.089 box atau 586.676 TEU’s dengan jumlah tonase 7.955.113 ton. Ini tercatat atas kunjungan kapal 576 call. Jumlah lalulintas 453.089 box ini meliputi impor 205.515 box dengan jumlah tonase 2.736.130 ton dan ekspor 247.574 box (5.218.983 ton.

Komoditi Impor: pupuk 494.132 ton, chemical 294.509 ton, makanan ternak 278.405 ton, besi 257.516 ton, plastik 147.222 ton, pecah belah 131.038 ton, kacang 116.713 ton, rempah-rempah 107.462 ton, bahan makanan 77.813 ton, gandum 62.432 ton, fresh fruit 58.8726 ton, karet 56.647 ton, spare parts 55.597 ton, other 576.890 ton.

Komoditi Primadona Eskpor: palm oil 800.448 ton, chemical 760.983 ton, karet 576.815 ton, minyak 461.051 ton, sabun 309.281 ton, general cargo 270.931 ton, , kayu 193.103 ton, kertas 192.605 ton, bahan makanan 126.968 ton, kacang 103.132 ton, kopi 82.787ton, kelapa 75.508 ton, other 455.202 ton.

Berbenah dan Membawa Berkah
General Manager Pelindo 1 Indonesia Gateway BICT Aris Zulkarnain melalui Asmen Hukum dan Humas Tengku Irfansyah membenarkan pertumbuhan kinerja operasional perusahaan tersebut seiring tekad dan kesiapan manajemen BICT dalam memberikan pelayanan yang terintegrasi bagi menyahuti tuntutan stakeholder.

Tentunya juga sekaligus menyongsong perwujudan impian Pelindo 1 Indonesia Gateway menuju Pelindo 1 Hebat seiring upaya menyahuti tuntutan transformasi perkembangan pelabuhan dunia terkini—mengenai kontainerisasi, infrastruktur yang memadai, peningkatan keamanan pelabuhan, dan perkembangan teknologi. Ini telah dibuktikan dengan bertambahnya jumlah kunjungan kapal (call) yang berukuran besar dalam “pelukan” triwulan terakhir. ujarnya.

Seiring tekad dan kesiapan menjadi Terminal Peti Kemas Number One di luar Pulau Jawa, manajemen BICT imbuh Aris terus berbenah di berbagai lini dalam bidang pelayanan bongkar muat. Hasil kinerja operasional perusahaan andalan Pelindo 1 Indonesia Gateway yang dibingkai dalam paket “Be the Best and Do the Best” itu harapannya ke depan dapat menyahuti idaman banyak pihak dengan rasa puas.

SDM Kunci Utama Pelayanan
Transformasi yang diterapkan tersebut di antaranya, transformasi SDM dengan meningkatkan etos kerja melayani, menerapkan kedisiplinan kepada seluruh pegawai dan khususnya untuk pegawai operasional briefing setiap pergantian shift, baik pagi, sore maupun malam. Hadir 30 menit sebelum pergantian shift. Peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (safety) dalam bekerja menjadi perhatian utama.

Transformasi dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan, baik dermaga maupunfasilitas peralatan dan elemen pedukung lainnnya. Transformasi pada teknologi informasi, BICT melakukan transformasi dengan mengimplementasikan system teknologi informasi dalam pelayanan operasional bongkar muat, penerapan Host to Host Auto Collection , Receiving, dan Delivery Online.

Transformasi pada teknologi informasi, BICT melakukan transformasi dengan mengimplementasikan system teknologi informasi dalam pelayanan operasional bongkar muat, penerapan Host to Host Auto Collection , Receiving, dan Delivery Online. Ini sebagai upaya peningkatan Level of Service.

Dampak positif transformasi yang dilakukan, pencapaian kinerja operasional BICT dalam pelukan tahun 2018 meningkat tajam dengan pencapaian rata-rata 49 boks/kapal/jam (Box/Ship/Hour-B/S/H) yang sebelumnya 35 B/S/H. Pertumbuhan ini mendongkrak kenaikan 40 persen. Troughput rata-rata 37.757 perbulannya yang sebelumnya 30.436 box.

Dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada costumer, Pelindo 1 BICT yang kini memiliki dermaga sepanjang 550 meter dengan dukungan lapangan penumpukan (container yard/cy) seluas 158.464 meter persegi berkapasitas 1,2 juta TEU’s ini didukung dengan alat bongkar muat berupa 6 unit Container Crane (CC), 12 unit Rubber Tyred GantryCrane (RTG), 3 unit Reachstacker, i unit forklift 4 unit side loader, 44 unit head truck serta 57 unit chasis, dan 20 unit terminal tracktor, ujar Tengku Irfansyah.

Pertumbuhan yang dicapai BICT belakangan ini menurut Irfansyah, terdukung dari berbagai aspek lewat investasi Pelindo I seperti penambahan alat bongkar muat, dermaga dan peningkatan kualitas SDM pengawak BICT guna mendongkrak produktifitas bongkar muat. Selain itu terkait dengan kepastian pelayanan serba tepat yang sudah terpaket dalam sistem Service Level Agriment (SLA) dengan perusahaan selaku mitra BICT.

Pertumbuhan setengah dekade terakhir
Trafik Tahun 2014-2018: —— Tahun 2014: 484 call, 360.972 box, (456.728 TEUs), 7.010.849 ton, Tahun 2015: 503 call, 342.761 box (.435.539 TEUs), 6.782.838 ton. Tahun 2016: 534 call, 365.237 box (463.464 TEU’s), 6.943.526 ton Tahun 2017: 547 call, 416.048 box (528.039 TEU’s) dan tonase 7.627.161 ton. Tahun 2018: 576 call, 453.089 box (586.676 TEU’s) dan tonase 7.955.113 ton. (masri tanjung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: