Diduga Gelapkan Mobil, Warga Parbubu Diamankan Polres Taput

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com – Seorang warga Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumut Amos Simamora (AS) umur 21tahun diamankan Giat Opsnal Satres Krim Polsek Siborongborong karena diduga curi dan gelapkan mobil.

Kapolres Taput Horas Marasi Silaen MPsi melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo S kepada wartawan menuturkan, pelaku AS dalam melakukan aksinya dengan modus pinjam dan rental mobil para korban.

Selanjutnya pelaku mengganti beberapa peralatan bahkan meggadaikan mobil itu tanpa hak. Ditegaskan bahwa kejadian serupa sudah ada dua kali dan pencurian mobil satu kali.

Menurut Sutomo S sesuai pengakuan AS kalau mobil yang dilegonya itu diawali pura-pura merental mobil yang kemudian mengganti plat mobilnya kemudian digadaikan bahkan menjualnya.

Lebih lanjut Sutomo menguraikan kalau tahapan perlakuan AS, sejak Minggu 3 Maret 2019 setelah terima laporan Polsek Siborongborong, Opsnal Satreskrim Polres Taput melakukan penyelidikan kemudian mengamankan terduga AS untuk dimintai keterangan terkait dugaan pencurian dan bahkan penggelapan mobil para korban.

Selanjutnya 4 Maret 2019 anggota unit Reskrim Polsek Siborongborong lakukan penjemputan AS guna peyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Penjemputan ini sehubungan sebelumnya telah ada laporan Polsek Siborongborong 13 Desember 2018 ke Polres Taput,  setelah menerima pengaduan korban Agus Sibagariang atas tindakan yang dilakukan AS.

Awal kejadian katanya 24 Desember 2018, pelaku  memasuki rumah korban dengan merusak jendela, selanjutnya AS mengambil kunci mobil yang akan dicurinya karena tersangka sudah tahu dan kenal pemilik mobil tersebut.

Kemudian pelapor lain Jebri Hasadudin Sianturi (35) alamat Jln Tugu Pasar Siborongborong yang diterima Polsek, maka dilakukanlah penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut yang arahnya semua tertuju ke pelaku AS.

Hasil interogasi sementara pelaku menerangkan benar telah melakukan Penggelapan dan Pencurian Mobil R4 di wilayah hukum Polsek Siborongborong sebanyak 2 kali selama bulan Desember dan mengakui ada yang sudah digadaikan bahkan dijualnya.

“Maka karena perbuatannya itu, untuk sementara terduga pelaku AS dititipkan di Kantor Polsek Siborongborong utk dilakukan proses hukum lebih lanjut dan pengembangan thd pelaku juga TKP lainnya”, kata Sutomo

Oleh beberapa pemerhati sosial di Taput mengharapkan agar kejadian ini ditindak tegas aparat terkait, termasuk hukuman setimpal bagi penadah dan mereka yang terlibat didalamnya agar kejadian serupa dapat dihindari (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: