Dua Warga Sumbar Rampok Pensiunan di Tarutung

Taput, PRESTASI REFORMASI.Com– Bermodus hipnotis dua warga Padang Sumatera Barat (Sumbar) berhasil ditangkap Opsnal SatReskrin Polres Tapanuli Utara (Taput), Rabu (6/2).

Dua warga Sumbar yang diamankan itu masing-masing Dedi Hardiansyah (50) alamat Parak Batung Labuhan Tarok Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Sumbar dan Edwin Benny (56) alamat Bonai Indah Kecamatan Paya Kumbuh Barat Kota Payakumbuh Sumbar.

Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen Spsi melalui Kabag Humas Aiptu Sutomo S mengatakan, kejadian itu sekira pukul 10.00 wib pada hari Rabu (6/2), dimana saat itu korban Mulia Jasa Panjaitan (69) mengambil gaji pensiunan miliknya di Kantor Pos Jalan Sisingamangaraja Tarutung.

Setelah itu korban berjalan ke depan Kantor pos Tarutung dan menyeberang, di saat itulah kedua tersangka yang mengenderai mobil Toyota avanza dengan no pol : BA 1792 BF mendekatinya dan menyuruh korban masuk ke dalam mobil, dia menurut saja memasuki kenderaan pelaku.

Kedua pelaku perampokan dengan modus hipnotis beserta barang bukti yang diamankan Polres Taput.

Selama dalam mobil korban diajak bicara oleh kedua tersangka dan tidak berapa lama, kemudian korban disuruh turun dari mobil tersebut.

“Di saat korban sudah turun dari mobil inilah baru sadar kalau uang yang baru diambil dari Kantor Pos tersebut sebesar Rp. 3.000.000,- sudah hilang dari kantong sebelah kiri korban, lalu korban langsung menuju Kantor Polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,” kata Sutomo

Merespon laporan korban maka anggota Opsnal mengejar pelaku dengan mengantongi ciri-ciri mobil yang dilaporkan. Dalam waktu singkat Mobil tersangka dapat ditemukan di jalan Tarutung Desa Sitabotabo sekaligus mengamankannya di Mapolres Taput.

Saat aparat mempertemukan dua pelaku dan mobil avanza tersebut kepada korban, membenarkan kalau kedua org itu adalah pelaku yg mengajaknya naik ke mobil mereka.

Selanjutnya kedua pelaku rampok bermodus hipnotis dengan sebuah jimat, Mobil, sebilah pisau ukuran 10 cm, uang Rp 2.770.000., 3 buah hp, STNK serta barang bukti lainnya dibawa ke komando guna dilakukan proses sesuai hukum yg berlaku. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: